5 Alasan Oleksandr Syrskyi Dipilih Menjadi Panglima Militer Ukraina yang Baru

Sabtu, 10 Februari 2024 - 21:21 WIB
loading...
5 Alasan Oleksandr Syrskyi...
Oleksandr Syrskyi dipilih menjadi pangliman militer Ukraina yang baru. Foto/Reuters
A A A
KYIV - Kolonel Jenderal Oleksandr Syrskyi, yang memimpin pasukan darat Ukraina sejak 2019, dipromosikan menjadi panglima militer ketika perang dengan Rusia mendekati tahun ketiga. Dia menggantikan Valeriy Zaluzhnyi.

5 Alasan Oleksandr Syrskyi Dipilih Menjadi Panglima Militer Ukraina yang Baru

1. Memiliki Kemampuan Taktik Perang Bergaya Soviet

5 Alasan Oleksandr Syrskyi Dipilih Menjadi Panglima Militer Ukraina yang Baru

Foto/Reuters

Melansir Reuters, Syrskyi lahir pada Juli 1965 di wilayah Vladimir, Rusia, yang saat itu merupakan bagian dari Uni Soviet. Dia telah tinggal di Ukraina sejak tahun 1980-an.

Seperti banyak orang seusianya di angkatan bersenjata Ukraina, ia belajar di Moskow – di Sekolah Komando Tinggi Militer – di antara rekan-rekannya yang kemudian menjadi komandan Rusia, lulus pada tahun 1986 dan bertugas selama lima tahun di Korps Artileri Soviet. Beberapa analis militer percaya bahwa taktik medan perangnya mencerminkan pelatihan hierarki Sovietnya.

Baca Juga: 7 Pesawat Pembom Paling Mematikan di Dunia

2. Dijuluki Macan Tutul Salju

5 Alasan Oleksandr Syrskyi Dipilih Menjadi Panglima Militer Ukraina yang Baru

Foto/Reuters

Syrskyi menjadi panglima pasukan darat Ukraina pada tahun 2019. Ia sebelumnya memimpin pasukan Ukraina memerangi pemberontakan yang didukung Moskow di wilayah timur Donetsk dan Luhansk yang dimulai pada tahun 2014, dan diberi julukan "Macan Tutul Salju".

3. Berulang Memenangkan Pertempuran Melawan Rusia

5 Alasan Oleksandr Syrskyi Dipilih Menjadi Panglima Militer Ukraina yang Baru

Foto/Reuters

Melansir Reuters, beberapa kemenangan terbesar Ukraina dalam invasi besar-besaran Rusia diawasi oleh Syrskyi. Ia berhasil memimpin pertahanan ibu kota Kyiv pada bulan-bulan awal dan dinobatkan sebagai Pahlawan Ukraina, penghargaan tertinggi negara itu, pada bulan April 2022.

Pada bulan Juli 2022, Syrskyi merencanakan dan melaksanakan serangan balasan kilat yang mendorong pasukan Rusia menjauh dari kota tersebut. Kharkiv dan merebut kembali sebagian besar wilayah di timur dan tenggara.

4. Menjadi Tentara yang Selamat dalam Perang Bakhmut

5 Alasan Oleksandr Syrskyi Dipilih Menjadi Panglima Militer Ukraina yang Baru

Foto/Reuters

Melansir Reuters, awal tahun lalu, Syrskyi memimpin pertahanan Ukraina di kota Bakhmut di bagian timur, di mana ribuan tentara dari kedua belah pihak tewas dalam salah satu pertempuran paling berdarah dalam perang tersebut sejauh ini.

Beberapa analis militer mempertanyakan apakah pertempuran demi kota yang hancur itu sepadan dengan banyaknya korban jiwa dan luka-luka. Syrskyi mengatakan pertahanan kuat Ukraina terhadap Bakhmut telah merusak keseluruhan upaya perang Rusia dengan mengikat kelompok tentara bayaran Wagner.

5. Peduli dengan Moral dan Semangat Pasukan

5 Alasan Oleksandr Syrskyi Dipilih Menjadi Panglima Militer Ukraina yang Baru

Foto/Reuters

Melansir Reuters, Syrskyi mengatakan prioritasnya adalah moral pasukannya, yang sering ia kunjungi di garis depan.

Dia mengatakan kepada media Barat bahwa dia tidur empat setengah jam setiap malam dan bersantai dengan pergi ke gym. Syrskyi sudah menikah dan memiliki dua putra.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Helikopter Perusahaan...
Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Pelatih Portugal Kesal...
Pelatih Portugal Kesal Ronaldo Diminta Diistirahatkan: Itu Kekanak-kanakan!
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Berita Terkini
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved