7 Pesawat Pembom Paling Mematikan di Dunia

Sabtu, 10 Februari 2024 - 13:15 WIB
loading...
A A A
Lebih dari 500 pesawat ini dibuat. Versi pembom/pembawa rudal saat ini adalah Tu-95MS. Pesawat ini mulai beroperasi pada tahun 1984 dan diproduksi hingga tahun 1992. Saat ini sekitar 60 pesawat Tu-95MS beroperasi dengan Angkatan Udara Rusia. Pesawat ini tetap menjadi satu-satunya pembom strategis bertenaga turboprop yang digunakan. Meskipun usianya sudah tua, tipe ini akan tetap beroperasi setidaknya hingga tahun 2040.

6. Tupolev Tu-22M (Rusia)

7 Pesawat Pembom Paling Mematikan di Dunia

Foto/Reuters

Tu-22M dikembangkan dari desain Tu-22 sebelumnya, menggabungkan panel sayap luar dengan geometri variabel. Pesawat ini tidak memiliki jangkauan yang memadai untuk misi yang benar-benar strategis dan diklasifikasikan sebagai pembom jarak menengah. Pembom Tu-22M yang dioperasikan oleh Penerbangan Angkatan Laut Soviet dimaksudkan untuk melawan kelompok tempur kapal induk AS.

Pembom ini membawa muatan hingga 24.000 kg, termasuk rudal dan bom jatuh bebas.

dari 570 pesawat Tu-22M dari semua versi telah dibuat. Tu-22M3 adalah versi terbaru dan secara numerik tetap menjadi pembom paling penting dalam inventaris Angkatan Udara Jarak Jauh Angkatan Udara Rusia. Sekitar 90 dari pembom ini saat ini beroperasi dengan Angkatan Udara Rusia. 58 lainnya dioperasikan oleh Penerbangan Angkatan Laut Rusia. Pesawat ini juga beroperasi dengan Angkatan Laut India.

7. Xian H-6K (China)

7 Pesawat Pembom Paling Mematikan di Dunia

Foto/Reuters

Melansir Military Today, Xian H-6 dasar adalah versi produksi lisensi dari pembom jarak menengah Tu-16 Soviet. Setidaknya 150 pembom ini dibuat. H-6 dapat membawa muatan seberat 9.000 kg, termasuk berbagai rudal udara-ke-permukaan, rudal udara-ke-kapal, atau bom jatuh bebas. Beberapa versi dapat membawa rudal jelajah yang diluncurkan dari udara. Pembom ini dapat mengirimkan senjata nuklir. Lebih dari 100 pesawat pembom ini masih beroperasi dengan China.

H-6K terbaru berevolusi menjadi pembom strategis jarak jauh. Pesawat ini mulai beroperasi dalam beberapa tahun terakhir.

Pembom ini memiliki mesin baru dan membawa lebih banyak bahan bakar untuk jangkauan yang lebih jauh. Ia dipersenjatai dengan rudal jelajah yang diluncurkan dari udara di bawah sayapnya. Pesawat diyakini telah meningkatkan avionik, radar pencarian dan serangan, navigasi, pengendalian tembakan, dan presisi senjata secara signifikan.

H-6K mampu menyerang kelompok tempur kapal induk AS dan target prioritas di Asia. Ia juga memiliki kemampuan serangan nuklir.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Iran Desak AS Paksa...
Iran Desak AS Paksa Israel Tarik Pasukan dari Lebanon
Rekomendasi
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Berita Terkini
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved