Jelang Serangan Darat Israel di Rafah, Mesir Kerahkan 40 Tank Dekat Perbatasan Gaza
Sabtu, 10 Februari 2024 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
Pada Januari, Mesir mengumumkan dua operasi untuk memberantas penyelundupan narkoba di timur laut Sinai dalam upaya nyata menunjukkan kendali mereka atas wilayah tersebut.
Seorang pejabat Israel mengatakan kepada Reuters bahwa restrukturisasi keamanan di perbatasan, yang katanya masih memiliki sejumlah kecil terowongan, sedang dalam diskusi rutin oleh kedua negara.
Israel akan mencoba mengorganisir pergerakan pengungsi Palestina ke utara Gaza sebelum operasi militer apa pun di sana, menurut pejabat itu.
Sumber keamanan Mesir meremehkan diskusi apa pun dan mengatakan mereka memprioritaskan upaya mencapai gencatan senjata di Gaza.
Layanan informasi negara menyebut tuduhan penyelundupan sebagai “kebohongan” yang dimaksudkan untuk menutupi tujuan Israel menduduki zona penyangga perbatasan, yang dikenal sebagai Koridor Philadelphi.
Mesir juga menyalahkan Israel karena membatasi pengiriman bantuan ke Gaza, di mana risiko kelaparan meningkat dan para pekerja bantuan telah memperingatkan penyebaran penyakit.
Israel membantah menahan atau menolak pasokan kemanusiaan.
Mesir telah menyatakan penolakannya terhadap perpindahan warga Palestina dari Gaza sebagai bagian dari penolakan negara-negara Arab terhadap terulangnya apa yang disesali warga Palestina sebagai “Nakba”, atau “Bencana”, ketika sekitar 700.000 orang melarikan diri atau terpaksa meninggalkan rumah mereka dalam perang yang terjadi di sekitar Gaza saat pendirian Israel pada 1948.
Para diplomat dan analis mengatakan Mesir juga khawatir dengan infiltrasi Hamas dan menampung sejumlah besar pengungsi.
Pada Oktober, Presiden Abdel Fattah Al-Sisi memperingatkan menyadari pengungsian dapat mengubah Sinai menjadi basis serangan terhadap Israel.
Seorang pejabat Israel mengatakan kepada Reuters bahwa restrukturisasi keamanan di perbatasan, yang katanya masih memiliki sejumlah kecil terowongan, sedang dalam diskusi rutin oleh kedua negara.
Israel akan mencoba mengorganisir pergerakan pengungsi Palestina ke utara Gaza sebelum operasi militer apa pun di sana, menurut pejabat itu.
Sumber keamanan Mesir meremehkan diskusi apa pun dan mengatakan mereka memprioritaskan upaya mencapai gencatan senjata di Gaza.
Layanan informasi negara menyebut tuduhan penyelundupan sebagai “kebohongan” yang dimaksudkan untuk menutupi tujuan Israel menduduki zona penyangga perbatasan, yang dikenal sebagai Koridor Philadelphi.
Mesir juga menyalahkan Israel karena membatasi pengiriman bantuan ke Gaza, di mana risiko kelaparan meningkat dan para pekerja bantuan telah memperingatkan penyebaran penyakit.
Israel membantah menahan atau menolak pasokan kemanusiaan.
Mesir telah menyatakan penolakannya terhadap perpindahan warga Palestina dari Gaza sebagai bagian dari penolakan negara-negara Arab terhadap terulangnya apa yang disesali warga Palestina sebagai “Nakba”, atau “Bencana”, ketika sekitar 700.000 orang melarikan diri atau terpaksa meninggalkan rumah mereka dalam perang yang terjadi di sekitar Gaza saat pendirian Israel pada 1948.
Para diplomat dan analis mengatakan Mesir juga khawatir dengan infiltrasi Hamas dan menampung sejumlah besar pengungsi.
Pada Oktober, Presiden Abdel Fattah Al-Sisi memperingatkan menyadari pengungsian dapat mengubah Sinai menjadi basis serangan terhadap Israel.
(sya)
Lihat Juga :