Kekuatan Militer China, Rusia dan Iran jika Berkoalisi, Ancam Hegemoni AS

Jum'at, 09 Februari 2024 - 14:36 WIB
loading...
Kekuatan Militer China,...
Kapal perang Rusia terlihat selama latihan militer angkatan laut gabungan antara Iran, Rusia, dan China di Teluk Oman, Iran, pada 15 Maret 2023. Foto/militer Iran/WANA/REUTERS
A A A
TEHERAN - Bayangkan koalisi militer yang menggabungkan kekuatan tiga raksasa: China, Rusia, dan Iran. Koalisi ini akan memiliki kekuatan militer yang tak tertandingi, dengan jutaan personel, ribuan pesawat tempur, ratusan kapal perang, dan arsenal senjata canggih yang mematikan.

Koalisi ini, bagaikan naga berkepala tiga, mengantarkan dunia ke era baru yang penuh perubahan geopolitik.

Hegemoni Amerika Serikat (AS) dan sekutu Baratnya jelas sangat terancam, dan potensi konflik regional dan global meningkat pesat.

Potensi perlombaan senjata dan destabilisasi keamanan internasional semakin nyata karena AS dan negara-negara Barat berupaya mempertahankan pengaruhnya di penjuru dunia.

Adapun negara-negara kecil dan menengah diliputi kekhawatiran, terancam potensi perang antara kekuatan besar di dunia.

Berikut ini kekuatan militer masing-masing negara:

1. China


Personel militer China sebanyak 2 juta personel aktif, terbesar di dunia. Angkatan Udara China sebanyak 3.260 pesawat tempur, terbesar ketiga di dunia, termasuk pesawat generasi kelima J-20 dan J-35.

Angkatan Laut China meliputi 670 kapal perang, termasuk tiga kapal induk dan kapal selam nuklir.

Arsenal senjata China yakni rudal hipersonik DF-17 dan DF-21, rudal balistik antarbenua DF-41, sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia.

Kekuatan China merupakan gabungan dari teknologi senjata canggih, kemampuan produksi militer besar, anggaran pertahanan terus meningkat.

Kelemahan China antara lain kurangnya pengalaman tempur global, ketergantungan pada impor minyak, dan potensi kerusuhan internal.

2. Rusia


Personel Rusia sebanyak 1 juta personel aktif, kekuatan nuklir terbesar kedua di dunia. Angkatan Udara Rusia memiliki 1.760 pesawat tempur, termasuk pesawat tempur multiperan Su-35S dan pesawat siluman Su-57.

Angkatan Laut Rusia terdiri atas 60 kapal perang, termasuk kapal selam nuklir dan satu kapal induk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Balas Gelombang Serangan...
Balas Gelombang Serangan AS, Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Bahrain dan Yordania
Ngamuk! Iran Gempur...
Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Yordania, Hancurkan Fasilitas Radar
Rekomendasi
Mengapa Penalti Spanyol...
Mengapa Penalti Spanyol Tetap Sah Meski Lamine Yamal Diduga Handball?
Digelar Hari Ini, Ruben...
Digelar Hari Ini, Ruben Onsu Siap Hadapi Sarwendah di Sidang Perdana Gugatan Hak Asuh Anak
Sejarah Perang Al-Abwa:...
Sejarah Perang Al-Abwa: Perang Pertama dalam Islam yang Terjadi pada Bulan Safar
Berita Terkini
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved