Arab Saudi: Tidak akan Ada Hubungan Diplomatik dengan Israel Tanpa Negara Palestina Merdeka
Rabu, 07 Februari 2024 - 08:34 WIB
loading...
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bertemu Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, di Riyadh, Arab Saudi, 5 Februari 2024. Foto/Saudi Press Agency/REUTERS
A
A
A
RIYADH - Arab Saudi menekankan kepada Amerika Serikat (AS) bahwa pihaknya tegas tidak akan ada hubungan diplomatik dengan Israel kecuali negara Palestina merdeka diakui berdasarkan perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur, dan “agresi” Israel di Jalur Gaza dihentikan.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Saudi mengeluarkan pernyataan itu pada Rabu (7/2/2024).
“Arab Saudi mengatakan tidak akan ada hubungan diplomatik dengan Israel kecuali Palestina memiliki negara merdeka,” papar laporan Saudi Press Agency pada Rabu pagi.
Pernyataan Kementerian Luar Negeri mengatakan Riyadh teguh pada Palestina untuk mendapatkan hak sah mereka.
“Kerajaan telah mengomunikasikan sikap tegasnya kepada pemerintah AS bahwa tidak akan ada hubungan diplomatik dengan Israel kecuali negara Palestina merdeka diakui berdasarkan perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya,” papar pernyataan Saudi itu.
Catatan resmi tersebut membahas komentar yang dikaitkan dengan Juru Bicara Keamanan Nasional AS John Kirby, tanpa menjelaskan pernyataannya.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Saudi mengeluarkan pernyataan itu pada Rabu (7/2/2024).
“Arab Saudi mengatakan tidak akan ada hubungan diplomatik dengan Israel kecuali Palestina memiliki negara merdeka,” papar laporan Saudi Press Agency pada Rabu pagi.
Pernyataan Kementerian Luar Negeri mengatakan Riyadh teguh pada Palestina untuk mendapatkan hak sah mereka.
“Kerajaan telah mengomunikasikan sikap tegasnya kepada pemerintah AS bahwa tidak akan ada hubungan diplomatik dengan Israel kecuali negara Palestina merdeka diakui berdasarkan perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya,” papar pernyataan Saudi itu.
Catatan resmi tersebut membahas komentar yang dikaitkan dengan Juru Bicara Keamanan Nasional AS John Kirby, tanpa menjelaskan pernyataannya.
Lihat Juga :