Warga Yordania Protes Negaranya Bantu Israel Atasi Blokade Houthi di Laut Merah
Selasa, 06 Februari 2024 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
Kantor berita resmi Yordania, Petra, mengutip sumber-sumber di Kementerian Transportasi, serta Kementerian Industri dan Perdagangan juga membantah laporan tersebut.
“Berita yang beredar yang dikaitkan dengan media Ibrani dan media sosial tentang adanya jembatan darat alternatif ke Laut Merah, melalui pelabuhan Dubai, melewati Arab Saudi dan Yordania, untuk mengangkut barang ke Israel sama sekali tidak benar,” ujar salah satu sumber.
Sementara itu, ketua Sindikat Pemilik Truk Yordania, Mohammad al-Dawad, menuduh Israel menyiarkan propaganda untuk melemahkan posisi Yordania yang "kuat", resmi, dan populer dalam mendukung Gaza.
“Kami tidak akan menjadi pengangkut Israel dengan cara apa pun. Semua pengemudi truk mendukung perjuangan Palestina dan berada dalam satu parit dengan rakyat Tepi Barat dan Gaza, dan kami tidak akan mendukung pendudukan dengan membantu Israel,” ungkap Dawad kepada MEE. .
Baca juga: Rusia Sebut AS Mengancam Perdamaian di Timur Tengah
Namun, gambar-gambar yang dipublikasikan di media sosial Israel menunjukkan sayuran asal Yordania di pasar-pasar Israel, dengan stiker perusahaan Yordania yang berlokasi di ibu kota Amman dan wilayah perbatasan Lembah Jordan.
Middle East Eye mencoba menghubungi pihak yang namanya tertera di stiker tersebut namun tidak mendapat jawaban.
“Mereka yang mengekspor ke penjajah adalah broker yang tidak ada hubungannya dengan asosiasi, yang menolak masalah ini,” papar Ketua Persatuan Koperasi Eksportir Produk Pertanian Yordania, Suleiman al-Hiyari, kepada MEE.
“Mereka adalah perantara yang membeli barang-barang petani dari pasar, dan petani tidak tahu ke mana perantara ini akan menjualnya nanti,” ungkap dia.
Sementara itu, Menteri Pertanian Khaled Hanifat menyerang pedagang sayuran Yordania yang mengekspor produk mereka ke Israel, dengan mengatakan, "Tidak ada mekanisme hukum yang mencegah pedagang sayuran mengekspor ke Israel, namun kami mengatakan kepada mereka, 'dalam keadaan seperti ini, Anda memalukan'."
Kementerian Pertanian Yordania mengumumkan total ekspor sayuran Yordania ke Israel berjumlah 1.300 ton per bulan dari total ekspor sayurannya sebesar 12.500 ton.
Middle East Eye menghubungi juru bicara pemerintah Yordania Muhannad al-Mubaidin untuk memberikan komentar tetapi belum menerima tanggapan hingga berita ini diterbitkan.
“Berita yang beredar yang dikaitkan dengan media Ibrani dan media sosial tentang adanya jembatan darat alternatif ke Laut Merah, melalui pelabuhan Dubai, melewati Arab Saudi dan Yordania, untuk mengangkut barang ke Israel sama sekali tidak benar,” ujar salah satu sumber.
Sementara itu, ketua Sindikat Pemilik Truk Yordania, Mohammad al-Dawad, menuduh Israel menyiarkan propaganda untuk melemahkan posisi Yordania yang "kuat", resmi, dan populer dalam mendukung Gaza.
“Kami tidak akan menjadi pengangkut Israel dengan cara apa pun. Semua pengemudi truk mendukung perjuangan Palestina dan berada dalam satu parit dengan rakyat Tepi Barat dan Gaza, dan kami tidak akan mendukung pendudukan dengan membantu Israel,” ungkap Dawad kepada MEE. .
Baca juga: Rusia Sebut AS Mengancam Perdamaian di Timur Tengah
Namun, gambar-gambar yang dipublikasikan di media sosial Israel menunjukkan sayuran asal Yordania di pasar-pasar Israel, dengan stiker perusahaan Yordania yang berlokasi di ibu kota Amman dan wilayah perbatasan Lembah Jordan.
Middle East Eye mencoba menghubungi pihak yang namanya tertera di stiker tersebut namun tidak mendapat jawaban.
“Mereka yang mengekspor ke penjajah adalah broker yang tidak ada hubungannya dengan asosiasi, yang menolak masalah ini,” papar Ketua Persatuan Koperasi Eksportir Produk Pertanian Yordania, Suleiman al-Hiyari, kepada MEE.
“Mereka adalah perantara yang membeli barang-barang petani dari pasar, dan petani tidak tahu ke mana perantara ini akan menjualnya nanti,” ungkap dia.
Sementara itu, Menteri Pertanian Khaled Hanifat menyerang pedagang sayuran Yordania yang mengekspor produk mereka ke Israel, dengan mengatakan, "Tidak ada mekanisme hukum yang mencegah pedagang sayuran mengekspor ke Israel, namun kami mengatakan kepada mereka, 'dalam keadaan seperti ini, Anda memalukan'."
Kementerian Pertanian Yordania mengumumkan total ekspor sayuran Yordania ke Israel berjumlah 1.300 ton per bulan dari total ekspor sayurannya sebesar 12.500 ton.
Middle East Eye menghubungi juru bicara pemerintah Yordania Muhannad al-Mubaidin untuk memberikan komentar tetapi belum menerima tanggapan hingga berita ini diterbitkan.
(sya)
Lihat Juga :