Perang Besar Akan Mengakhiri Hegemoni AS di Timur Tengah, Kenapa?

Senin, 05 Februari 2024 - 15:52 WIB
loading...
Perang Besar Akan Mengakhiri...
Houthi melancarkan perang Laut Merah dengan AS dan Inggris. Foto/Reuters
A A A
SANAA - Kelompok perjuangan Houthi yang menguasai Yaman mengecam keras gelombang serangan udara terbaru Amerika Serikat (AS) dan Inggris terhadap negara tersebut. Mereka menekankan bahwa serangan tersebut tidak akan pernah membuat bangsa dan pemerintah Yaman mundur dari sikap pro-Palestina mereka.

Houthi yang berbasis di Sanaa menyesalkan serangan terbaru terhadap berbagai sasaran di provinsi strategis Hudaydah di bagian barat serta Sa'ada di barat laut negara itu, dan menyatakan bahwa agresi AS-Inggris yang terus berlanjut jelas mengarah pada PBB. Kegagalan Dewan Keamanan untuk mengambil tanggung jawabnya.

“Serangan-serangan ini tidak akan pernah membuat Republik Yaman melakukan tindakan yang bertentangan dengan tugas kemanusiaan dan etikanya terhadap Palestina dan perjuangan mereka,” demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Yaman, yang dikuasai Houthi, dilansir Press TV.

Jaringan berita televisi berbahasa Arab Lebanon al-Mayadeen melaporkan pada Minggu malam bahwa pasukan AS dan Inggris telah menyerang 11 sasaran di provinsi Hudaydah, dengan sebagian besar serangan udara ditujukan ke pelabuhan Ras Isa dan kota al-Zaydiya.

Distrik Baqim di provinsi Sa’ada dibom empat kali, sedangkan sisi timur kota Sa’ada, yang terletak 240 kilometer (149 mil) utara ibu kota Sana’a, dibom satu kali.

Seorang tokoh terkemuka gerakan perlawanan Ansarullah atau Houthi di Yaman juga mengecam serangan terbaru Amerika dan Inggris terhadap posisi di Yaman, dan menekankan bahwa serangan tersebut tidak efektif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
Baru Diangkat, Panglima...
Baru Diangkat, Panglima Militer Baru Hamas Tewas Diserang Israel
Beda dengan Hizbullah,...
Beda dengan Hizbullah, Mengapa Houthi Setengah Hati Terlibat dalam Perang Iran?
Houthi Bersumpah Tingkatkan...
Houthi Bersumpah Tingkatkan Serangan ke AS dan Israel jika Perang Terus Berlanjut
Bantu Iran Melawan AS-Israel,...
Bantu Iran Melawan AS-Israel, Houthi Ancam Tutup Selat Bab al-Mandeb
Houthi Yaman Serang...
Houthi Yaman Serang Israel dengan Rudal dan Drone Saat Zionis Bom Teheran
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Rudal Iran Hantam Kota...
Rudal Iran Hantam Kota Tiberias Israel, Picu Kerusakan
Rekomendasi
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved