Lebih dari 100.000 Orang Tewas, Terluka, dan Hilang di Gaza
Minggu, 04 Februari 2024 - 10:58 WIB
loading...
A
A
A
“Tim WHO dan mitranya menyaksikan kepadatan yang ekstrim di dalam fasilitas, kondisi yang benar-benar tidak manusiawi bagi pasien, petugas kesehatan, dan mereka yang tidak memiliki tempat berlindung yang aman,” ujar dia.
Ghebreyesus juga mengatakan dia “Ngeri dengan laporan tentang pembunuhan warga sipil, termasuk staf RCS Palestina, di kompleks rumah sakit Al Amal hari ini dan dalam dua hari terakhir di Khan Yunis, Gaza.”
Dia menekankan, “Kita tidak bisa mengatakannya lebih keras: rumah sakit harus dilindungi, tidak diserang atau dimiliterisasi. Gencatan senjata!"
Seruan itu jelas sia-sia karena Israel terus melanjutkan genosida di Gaza dengan perlindungan penuh Amerika Serikat dari sanksi internasional.
Washington terus menjadi pemasok senjata yang digunakan rezim kolonial Zionis untuk membunuh warga sipil Palestina.
Baca juga: Anjing Perang Pejuang Gaza Kalahkan Unit Anjing Tentara Israel
Ghebreyesus juga mengatakan dia “Ngeri dengan laporan tentang pembunuhan warga sipil, termasuk staf RCS Palestina, di kompleks rumah sakit Al Amal hari ini dan dalam dua hari terakhir di Khan Yunis, Gaza.”
Dia menekankan, “Kita tidak bisa mengatakannya lebih keras: rumah sakit harus dilindungi, tidak diserang atau dimiliterisasi. Gencatan senjata!"
Seruan itu jelas sia-sia karena Israel terus melanjutkan genosida di Gaza dengan perlindungan penuh Amerika Serikat dari sanksi internasional.
Washington terus menjadi pemasok senjata yang digunakan rezim kolonial Zionis untuk membunuh warga sipil Palestina.
Baca juga: Anjing Perang Pejuang Gaza Kalahkan Unit Anjing Tentara Israel
(sya)
Lihat Juga :