7 Alasan UNRWA Sangat Penting bagi Masa Depan Palestina
Minggu, 04 Februari 2024 - 16:29 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 2021, sekitar 545.000 anak terdaftar di sekolah UNRWA; Bantuan Program Jaring Pengaman Sosial (SSNP) menjangkau 398.044 penerima manfaat; dan 1,7 juta orang menerima bantuan kemanusiaan penting.
![7 Alasan UNRWA Sangat Penting bagi Masa Depan Palestina]()
Foto/Reuters
Melansir Al Jazeera, UNRWA membantu warga Palestina dalam berbagai cara, menyediakan berbagai sumber daya bagi mereka.
Sejak Israel melancarkan perang terhadap Gaza pada tanggal 7 Oktober, sekitar satu juta warga Palestina dari Gaza, atau hampir 45 persen dari populasi wilayah kantong tersebut, telah berlindung di sekolah-sekolah UNRWA, klinik dan bangunan umum lainnya. Sekolah-sekolah dan gedung-gedung UNRWA beroperasi melebihi kapasitasnya menyediakan perlindungan bagi pengungsi internal Palestina yang memiliki ruang aman yang sangat terbatas.
Hampir seluruh penduduk di Gaza kini bergantung pada UNRWA untuk kebutuhan dasar, termasuk makanan, air, dan perlengkapan kebersihan.
Badan PBB tersebut mempekerjakan ribuan warga Palestina di sekolah-sekolah, pusat kesehatan, dan program sosial lainnya yang menyediakan peluang kerja yang sangat dibutuhkan bagi warga Palestina yang hidup di bawah pendudukan Israel selama tujuh dekade terakhir.
Lebih dari 30.000 warga Palestina di Jalur Gaza, Tepi Barat dan di kamp-kamp pengungsi yang luas di negara-negara Arab tetangga bekerja untuk UNRWA. Layanannya di Gaza semakin penting sejak tahun 2005, ketika Israel dan Mesir memberlakukan blokade yang menyebabkan keruntuhan ekonomi dengan tingkat pengangguran tertinggi di dunia.
Pada bulan Desember 2023, Organisasi Buruh Internasional dan Biro Statistik Palestina menetapkan bahwa setidaknya 66 persen pekerjaan hilang di Gaza sejak perang pecah. UNRWA membantu mengekang kesenjangan pengangguran di antara warga Palestina dengan menyediakan lapangan kerja bagi mereka.
![7 Alasan UNRWA Sangat Penting bagi Masa Depan Palestina]()
Foto/Reuters
Melansir Al Jazeera, pada tahun 2022, negara donor utama UNRWA adalah Amerika Serikat, Jerman, Uni Eropa, Swedia, Norwegia, Jepang, Prancis, Arab Saudi, Swiss, dan Turki.
AS, Jerman dan Swiss telah menangguhkan pendanaan untuk UNRWA menyusul tuduhan tersebut.
Uni Eropa (UE) mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka akan meninjau apakah mereka dapat terus mendanai UNRWA sehubungan dengan tuduhan tersebut. Namun, badan tersebut tidak memperkirakan adanya dana tambahan untuk organisasi tersebut hingga akhir Februari.
Norwegia, salah satu donor utama, mendesak negara-negara donor lainnya untuk merenungkan konsekuensi yang lebih luas dari pemotongan dana tersebut.
“UNWRA adalah jalur vital bagi 1,5 juta pengungsi di Gaza. Saat ini, lebih dari sebelumnya, badan tersebut membutuhkan dukungan internasional. Untuk menghindari hukuman kolektif terhadap jutaan orang, kita perlu membedakan antara apa yang telah dilakukan individu dan apa yang diperjuangkan UNRWA,” Espen Barth Eide, Menteri Luar Negeri Norwegia.
![7 Alasan UNRWA Sangat Penting bagi Masa Depan Palestina]()
Foto/Reuters
Di Gaza, 1.476.706 warga Palestina terdaftar sebagai pengungsi di delapan kamp pengungsi Palestina.
3. Mempekerjakan Ribuan Warga Palestina

Foto/Reuters
Melansir Al Jazeera, UNRWA membantu warga Palestina dalam berbagai cara, menyediakan berbagai sumber daya bagi mereka.
Sejak Israel melancarkan perang terhadap Gaza pada tanggal 7 Oktober, sekitar satu juta warga Palestina dari Gaza, atau hampir 45 persen dari populasi wilayah kantong tersebut, telah berlindung di sekolah-sekolah UNRWA, klinik dan bangunan umum lainnya. Sekolah-sekolah dan gedung-gedung UNRWA beroperasi melebihi kapasitasnya menyediakan perlindungan bagi pengungsi internal Palestina yang memiliki ruang aman yang sangat terbatas.
Hampir seluruh penduduk di Gaza kini bergantung pada UNRWA untuk kebutuhan dasar, termasuk makanan, air, dan perlengkapan kebersihan.
Badan PBB tersebut mempekerjakan ribuan warga Palestina di sekolah-sekolah, pusat kesehatan, dan program sosial lainnya yang menyediakan peluang kerja yang sangat dibutuhkan bagi warga Palestina yang hidup di bawah pendudukan Israel selama tujuh dekade terakhir.
Lebih dari 30.000 warga Palestina di Jalur Gaza, Tepi Barat dan di kamp-kamp pengungsi yang luas di negara-negara Arab tetangga bekerja untuk UNRWA. Layanannya di Gaza semakin penting sejak tahun 2005, ketika Israel dan Mesir memberlakukan blokade yang menyebabkan keruntuhan ekonomi dengan tingkat pengangguran tertinggi di dunia.
Pada bulan Desember 2023, Organisasi Buruh Internasional dan Biro Statistik Palestina menetapkan bahwa setidaknya 66 persen pekerjaan hilang di Gaza sejak perang pecah. UNRWA membantu mengekang kesenjangan pengangguran di antara warga Palestina dengan menyediakan lapangan kerja bagi mereka.
4. Negara Barat Jadi Donor Utama

Foto/Reuters
Melansir Al Jazeera, pada tahun 2022, negara donor utama UNRWA adalah Amerika Serikat, Jerman, Uni Eropa, Swedia, Norwegia, Jepang, Prancis, Arab Saudi, Swiss, dan Turki.
AS, Jerman dan Swiss telah menangguhkan pendanaan untuk UNRWA menyusul tuduhan tersebut.
Uni Eropa (UE) mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka akan meninjau apakah mereka dapat terus mendanai UNRWA sehubungan dengan tuduhan tersebut. Namun, badan tersebut tidak memperkirakan adanya dana tambahan untuk organisasi tersebut hingga akhir Februari.
Norwegia, salah satu donor utama, mendesak negara-negara donor lainnya untuk merenungkan konsekuensi yang lebih luas dari pemotongan dana tersebut.
“UNWRA adalah jalur vital bagi 1,5 juta pengungsi di Gaza. Saat ini, lebih dari sebelumnya, badan tersebut membutuhkan dukungan internasional. Untuk menghindari hukuman kolektif terhadap jutaan orang, kita perlu membedakan antara apa yang telah dilakukan individu dan apa yang diperjuangkan UNRWA,” Espen Barth Eide, Menteri Luar Negeri Norwegia.
5. Mengelola 19 Kamp Pengungsi

Foto/Reuters
Di Gaza, 1.476.706 warga Palestina terdaftar sebagai pengungsi di delapan kamp pengungsi Palestina.
Lihat Juga :