Soal Vaksin Covid-19 Rusia, AS: Datanya Tidak Lengkap dan Ditutup-tutupi

Rabu, 12 Agustus 2020 - 18:29 WIB
loading...
Soal Vaksin Covid-19...
Menteri Kesehatan AS, Alex Azar mengatakan bahwa vaksin Rusia masih dalam tahap awal pengembangan dan datanya tidak lengkap, dan cenderung ditutup-tutupi. Foto/REUTERS
A A A
TAIPEI - Menteri Kesehatan Amerika Serikat (AS) , Alex Azar angkat bicara mengenai vaksin Covid-19 buatan Rusia. Azar mengatakan bahwa vaksin Rusia masih dalam tahap awal pengembangan dan datanya tidak lengkap, dan cenderung ditutup-tutupi.

Azar mengatakan, adalah hal penting untuk menghadirkan vaksin yang aman dan data-datanya transparan. Dia menyebut, vaksin AS akan terbukti aman dan datanya juga akan transparan, dan dapat dilihat oleh para pakar. ( Baca juga: Anggap AS Lebih Baik, Penasihat Trump Ogah Akui Vaksin Covid-19 Rusia )

"Kami menggunakan seluruh kekuatan di AS untuk menyuguhkan vaksin aman secepat mungkin. Tidak hanya untuk warga AS, tapi juga warga dunia. Dua dari enam vaksin AS, memasuki fase ketiga beberapa pekan lalu," ucap Azar.

"Vaksin rusia baru fase awal dan data-datanya juga tidak dibuka, tidak transparan. Vaksin kami sesuai standar global," sambungnya, saat melakukan telekonferensi dengan jurnalis Asia Pasifik yang turut diikuti Sindonews pada Rabu (12/8/2020).

Sebelumnya diwartakan, Presiden Rusia, Vladimir Putin kemarin mengumumkan bahwa negara tersebut telah mendaftarkan vaksin Covid-19 pertama di dunia. Dinamakan "Sputnik V", vaksin ini akan segera diproduksi massal, dan akan tersedia untuk masyarakat umum mulai Januari 2021.

Meskipun telah terdaftar, vaksin tersebut masih akan melalui uji klinis lebih lanjut di Rusia dan Timur Tengah. ( Baca juga: Komisi VI DPR Dukung Bio Farma Genjot Produksi Vaksin COVID-19 )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved