Anggap AS Lebih Baik, Penasihat Trump Ogah Akui Vaksin Covid-19 Rusia

Selasa, 11 Agustus 2020 - 23:19 WIB
loading...
Anggap AS Lebih Baik,...
Penasihat Gedung Putih, Kellyanne Conway, bersama Presiden AS Donald Trump. Foto/Business Insider
A A A
WASHINGTON - Penasihat Gedung Putih, Kellyanne Conway, menolak pengumuman vaksin Rusia untuk vaksin virus Corona . Ia menyatakan Amerika Serikat (AS) memiliki standar keamanan yang unggul dan uji coba domestik saat ini berada pada posisi yang lebih baik untuk sukses.

"Standar AS jauh lebih ketat," kata Conway dalam wawancara dengan Fox & Friends Fox News.

"Yang saya pahami dari pengumuman Rusia adalah, ini jauh dari tempat kami berada," lanjutnya. "

Artinya, kami memiliki enam kandidat vaksin yang berbeda ke (uji coba) Fase 3. Dan (Rusia) tampaknya belum berada di tahap sana," ujarnya seperti dilansir dari Newsweek, Selasa (11/8/2020).

Conway kemudian merujuk pernyataan ahli penyakit menular AS, Dr. Anthony Fauci, yang sebelumnya telah menyuarakan keprihatinan tentang percepatan upaya China dan Rusia untuk merilis vaksin selama Kesaksian Kongres pada 31 Juli.

Conway mengatakan bahwa pemerintahan Trump yakin dapat memiliki ratusan juta dosis vaksin Covid-19 yang terbukti dalam beberapa bulan ke depan.

Sebelumnya Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa negaranya adalah yang pertama di dunia yang secara resmi mendaftarkan vaksin untuk virus baru tersebut. Sebuah situs merilis vaksin yang diberi nama Sputnik V, merujuk pada nama satelit buatan Rusia pertama yang diluncurkan ke luar angkasa pada tahun 1957, kantor berita Rusia Tass melaporkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Bos Intelijen AS Pilihan...
Bos Intelijen AS Pilihan Trump Dituduh Sebagai Aset Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved