Pria AS Diduga Penggal Ayahnya dan Menyiarkannya ke YouTube, Hina Biden dan LGBT
Kamis, 01 Februari 2024 - 13:04 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga mendesak warga Amerika untuk menyerang pejabat federal, jurnalis, dan penegak hukum federal.
Pihak YouTube mengatakan mereka memiliki kebijakan ketat yang melarang kekerasan grafis dan ekstremisme kekerasan.
"Video tersebut dihapus karena melanggar kebijakan kekerasan grafis kami dan saluran Justin Mohn dihentikan sejalan dengan kebijakan ekstremisme kekerasan kami. Tim kami terus melakukan pelacakan untuk menghapus unggahan ulang video tersebut," kata pihak YouTube.
Mohn ditemukan beberapa jam kemudian di Fort Indiantown Gap, Pennsylvania—lebih dari 100 mil dari rumahnya—dan ditangkap polisi.
“Dia bersenjata saat itu tetapi tidak melawan ketika ditangkap,” kata polisi.
Dia didakwa Rabu pagi melalui sambungan video. Seorang hakim memerintahkan dia ditahan tanpa jaminan.
Sidang berikutnya dijadwalkan pada 8 Februari 2024.
Pihak YouTube mengatakan mereka memiliki kebijakan ketat yang melarang kekerasan grafis dan ekstremisme kekerasan.
"Video tersebut dihapus karena melanggar kebijakan kekerasan grafis kami dan saluran Justin Mohn dihentikan sejalan dengan kebijakan ekstremisme kekerasan kami. Tim kami terus melakukan pelacakan untuk menghapus unggahan ulang video tersebut," kata pihak YouTube.
Mohn ditemukan beberapa jam kemudian di Fort Indiantown Gap, Pennsylvania—lebih dari 100 mil dari rumahnya—dan ditangkap polisi.
“Dia bersenjata saat itu tetapi tidak melawan ketika ditangkap,” kata polisi.
Dia didakwa Rabu pagi melalui sambungan video. Seorang hakim memerintahkan dia ditahan tanpa jaminan.
Sidang berikutnya dijadwalkan pada 8 Februari 2024.
(mas)
Lihat Juga :