alexametrics

AS Veto Resolusi Perlindungan Internasional untuk Palestina

loading...
AS Veto Resolusi Perlindungan Internasional untuk Palestina
Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley. Foto/REUTERS/Shannon Stapleton
A+ A-
NEW YORK - Amerika Serikat (AS) membuktikan ancamannya dengan memveto resolusi tentang perlindungan internasional untuk rakyat Palestina. Resolusi yang disodorkan ke Dewan Keamanan (DK) PBB itu diajukan Kuwait.

Proposal pro-Palestina itu diajukan setelah lebih dari 120 warga Palestina tewas dibunuh pasukan Israel dalam protes massal Great March of Return di perbatasan Gaza-Israel.

Dalam pidato di DK PBB, Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley mengkritik proposal Kuwait tersebut. Haley menggambarkannya sebagai "pandangan yang sangat sepihak".



Diplomat Amerika ini menuduh Hamas menghasut aksi-aksi kekerasan di perbatasan Gaza- Israel, dengan sengaja menyusupkan "teroris" dalam protes massal Great March of Return. Selain itu, ujar Haley, Hamas dengan sengaja menggunakan warga sipil Palestina sebagai tameng manusia.

"Kelompok teroris Hamas memikul tanggung jawab utama untuk kondisi kehidupan yang mengerikan di Gaza," katanya, sebelum pemungutan suara DK PBB.

AS adalah satu-satunya anggota DK PBB yang memberikan suara menentang proposal tersebut. Ada 10 suara yang mendukung dan empat suara lainnya abstain (Polandia, Inggris, Belanda dan Ethiopia).

Sebuah resolusi dapat diadopsi oleh DK PBB jika didukung sembilan suara dan tidak ada veto oleh AS, Rusia, China, Prancis atau pun Inggris.

"Pesan yang diberikan oleh dewan hari ini, karena suara menentang ini, adalah bahwa kekuatan pendudukan menikmati pengecualian," kata seorang perwakilan Kuwait setelah proposal negaranya diveto Amerika.

"Mengapa orang Palestina terus menderita? Mengapa komunitas internasional gagal bertindak? Mengapa Israel menikmati impunitas? Mengapa semua nyawa ini hilang dan semua darah ini ditumpahkan?," tanya diplomat Kuwait tersebut, seperti dikutip Russia Today, Sabtu (2/6/2018).
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak