Apa itu UNRWA? Lembaga PBB yang Dituduh Israel Memiliki Afiliasi dengan Hamas
Senin, 29 Januari 2024 - 19:50 WIB
loading...
A
A
A
Amerika Serikat, yang merupakan negara pertama yang menangguhkan pendanaan, adalah donor terbesar bagi UNRWA, memberikan dana sebesar USD340 juta pada tahun 2022. Inggris, Kanada, Australia, Jerman, Italia, Belanda, Swiss, dan Finlandia juga telah menangguhkan bantuan.
Kesembilan negara tersebut menyediakan hampir 60% anggaran UNRWA pada tahun 2022. Belum jelas kapan atau bagaimana penangguhan bantuan akan berdampak pada operasional sehari-hari badan tersebut. Norwegia dan Irlandia mengatakan mereka akan terus mendanai UNRWA, sementara donor lainnya belum mengambil keputusan.
Perang tersebut telah menjerumuskan Gaza ke dalam krisis kemanusiaan yang parah. Satu dari empat warga Palestina di wilayah tersebut menghadapi kelaparan, menurut para pejabat PBB, yang mengatakan operasi bantuan terhambat oleh pertempuran dan pembatasan yang dilakukan Israel.
“Operasi kemanusiaan kami, yang menjadi sandaran hidup 2 juta orang di Gaza, gagal,” tulis Lazzarini di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, dilansir AP.
Ia mengungkapkan keterkejutannya bahwa negara-negara akan menghentikan bantuan “berdasarkan dugaan perilaku beberapa individu dan ketika perang terus berlanjut, kebutuhan akan semakin besar dan kelaparan akan segera terjadi.”
Perang tersebut telah menewaskan lebih dari 26.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan melukai lebih dari 64.400 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza. Mereka tidak membedakan jumlah korban jiwa antara warga sipil dan kombatan, namun mengatakan sebagian besar korban tewas adalah perempuan dan anak-anak.
Korban tewas mencakup lebih dari 150 pegawai UNWRA, jumlah terbanyak pekerja bantuan PBB yang hilang dalam satu konflik.
Kesembilan negara tersebut menyediakan hampir 60% anggaran UNRWA pada tahun 2022. Belum jelas kapan atau bagaimana penangguhan bantuan akan berdampak pada operasional sehari-hari badan tersebut. Norwegia dan Irlandia mengatakan mereka akan terus mendanai UNRWA, sementara donor lainnya belum mengambil keputusan.
Perang tersebut telah menjerumuskan Gaza ke dalam krisis kemanusiaan yang parah. Satu dari empat warga Palestina di wilayah tersebut menghadapi kelaparan, menurut para pejabat PBB, yang mengatakan operasi bantuan terhambat oleh pertempuran dan pembatasan yang dilakukan Israel.
“Operasi kemanusiaan kami, yang menjadi sandaran hidup 2 juta orang di Gaza, gagal,” tulis Lazzarini di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, dilansir AP.
Ia mengungkapkan keterkejutannya bahwa negara-negara akan menghentikan bantuan “berdasarkan dugaan perilaku beberapa individu dan ketika perang terus berlanjut, kebutuhan akan semakin besar dan kelaparan akan segera terjadi.”
Perang tersebut telah menewaskan lebih dari 26.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan melukai lebih dari 64.400 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza. Mereka tidak membedakan jumlah korban jiwa antara warga sipil dan kombatan, namun mengatakan sebagian besar korban tewas adalah perempuan dan anak-anak.
Korban tewas mencakup lebih dari 150 pegawai UNWRA, jumlah terbanyak pekerja bantuan PBB yang hilang dalam satu konflik.
(ahm)
Lihat Juga :