Skandal Korupsi Guncang Arab Saudi, CEO Komisi Kerajaan untuk Al-Ula Ditangkap karena Pencucian Uang
Senin, 29 Januari 2024 - 17:50 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga merekomendasikan kesepakatan tersebut kepada departemen yang bertanggung jawab di Komisi Kerajaan dan memungkinkannya memperoleh proyek dengan nilai total jutaan riyal sehingga dia dapat memperoleh keuntungan pribadi dari perusahaan yang terikat kontrak dengan komisi tersebut, dan menerima keuntungan dari proyek tersebut melalui salah satu kerabatnya.
Baca Juga: Pangeran Arab Saudi Tuding Israel Sengaja Membuat Warga Gaza Kelaparan
Kerabat Al-Madani, Muhammad Bin Sulaiman Al-Harbi, warga negara Saudi, juga ditangkap. Al-Harbi mengaku menerima sejumlah uang dari perusahaan dan pemiliknya dan mentransfernya ke Al-Madani.
Mitra perusahaan Al-Madani, warga negara Saudi Saeed Bin Atef Ahmed Saeed dan Jamal Bin Khalid Abdullah Al-Dabal, juga ditangkap karena pemahaman dan kesepakatan rahasia mereka dengan CEO atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan pencucian uang.
"Prosedur hukum terhadap para tersangka sedang diselesaikan sesuai dengan peraturan dan instruksi, dan mereka akan diajukan ke pengadilan," demikian keterangan Nazaha.
Baca Juga: Pangeran Arab Saudi Tuding Israel Sengaja Membuat Warga Gaza Kelaparan
Kerabat Al-Madani, Muhammad Bin Sulaiman Al-Harbi, warga negara Saudi, juga ditangkap. Al-Harbi mengaku menerima sejumlah uang dari perusahaan dan pemiliknya dan mentransfernya ke Al-Madani.
Mitra perusahaan Al-Madani, warga negara Saudi Saeed Bin Atef Ahmed Saeed dan Jamal Bin Khalid Abdullah Al-Dabal, juga ditangkap karena pemahaman dan kesepakatan rahasia mereka dengan CEO atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan pencucian uang.
"Prosedur hukum terhadap para tersangka sedang diselesaikan sesuai dengan peraturan dan instruksi, dan mereka akan diajukan ke pengadilan," demikian keterangan Nazaha.
Lihat Juga :