Tak Gentar Digempur 30 Rudal, Houthi Tembakkan 3 Misil ke Kapal AS

Kamis, 25 Januari 2024 - 10:35 WIB
loading...
Tak Gentar Digempur...
Kelompok Houthi Yaman tembakkan tiga misil ke kapal kontainer AS di Teluk Aden pada Rabu setelah pada Senin malam basis-basisnya digempur puluhan rudal AS dan Inggris. Foto/via CBS News
A A A
SANAA - Kelompok Houthi Yaman menembakkan tiga rudal balistik anti-kapal ke arah kapal kontainer Amerika Serikat (AS) di Teluk Aden pada Rabu.

Kelompok itu tidak gentar meski basis-basisnya telah diserang sekitar 30 rudal, termasuk Tomahawk, oleh AS dan Inggris pada Senin malam—serangan besar-besaran kedua sekutu NATO terhadap kelompok tersebut.

Kapal kontainer Amerika yang menjadi target serangan tiga misil Houthi adalah Maersk Detroit.

“Pada 24 Januari sekitar pukul 14.00 (waktu Sanaa), teroris Houthi yang didukung Iran menembakkan tiga rudal balistik anti-kapal dari wilayah Yaman yang dikuasai Houthi ke arah kapal kontainer M/V Maersk Detroit yang berbendera, dimiliki, dan dioperasikan AS, yang transit di Teluk Aden," kata Komando Pusat (CENTCOM) AS.

Baca Juga: Kembali Dibombardir AS-Inggris, Houthi: Justru Kuatkan Tekad Bela Palestina

"Satu rudal terkena dampak di laut. Dua rudal lainnya berhasil ditembak jatuh oleh USS Gravely (DDG 107). Tidak ada laporan cedera atau kerusakan pada kapal tersebut," lanjut CENTOM dalam pernyataan yang diunggah di X, Kamis (25/1/2024).

Pada Senin malam, AS dan Inggris meluncurkan serangan besar-besaran dari laut dan udaa terhadap sejumlah situs senjata milik kelompok Houthi di Yaman.

Menurut pernyataan bersama kedua negara, setidaknya delapan lokasi menjadi target serangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Kisah Curacao Negara...
Kisah Curacao Negara Berpenduduk 150.000 Jiwa, Dulu Dikalahkan Timnas Indonesia Kini Tampil di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Resepsi Jennifer Coppen...
Resepsi Jennifer Coppen dan Justin Hubner Curi Perhatian, Tema Kartu Remi Bikin Salfok
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Berita Terkini
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved