Laju Donald Trump Makin Mulus setelah Menang Pemilu Pendahuluan di New Hampshire

Rabu, 24 Januari 2024 - 14:36 WIB
loading...
A A A
Meskipun margin akhir masih belum jelas, hasil tersebut kemungkinan akan memperkuat seruan beberapa anggota Partai Republik agar Haley mundur sehingga partai tersebut dapat bersatu di belakang Trump. Tim kampanyenya berjanji dalam sebuah memo pada Selasa pagi bahwa mereka akan maju hingga "Selasa Super" pada 5 Maret, ketika Partai Republik di 15 negara bagian dan satu teritori memberikan suara.

Kontes kompetitif berikutnya dijadwalkan pada 24 Februari di Carolina Selatan, tempat Haley lahir dan menjabat dua periode sebagai gubernur. Terlepas dari hubungan keduanya, Trump mendapat dukungan dari sebagian besar tokoh Partai Republik di negara bagian itu, dan jajak pendapat menunjukkan Trump unggul jauh.

Pemungutan suara pada hari Selasa adalah pertarungan tatap muka pertama antara Trump dan Haley, setelah Gubernur Florida Ron DeSantis, yang pernah dipandang sebagai penantang Trump yang paling tangguh, mengundurkan diri pada hari Minggu dan mendukung Trump. Meskipun DeSantis hanya mendapat sedikit dukungan di New Hampshire, menurut jajak pendapat, para pemilihnya jauh lebih mungkin untuk beralih kesetiaan kepada Trump, dibandingkan ke Haley.

Sementara itu, Edison memproyeksikan Biden akan memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Demokrat di New Hampshire, menyingkirkan penantangnya, Anggota DPR AS Dean Phillips.

Meskipun Trump menang pada hari Selasa, jajak pendapat menunjukkan potensi kerentanannya dalam kampanye pemilihan umum. Dia menghadapi 91 tuntutan pidana atas berbagai pelanggaran, termasuk upayanya untuk membalikkan kekalahannya pada tahun 2020 dan penyimpanan dokumen rahasia setelah meninggalkan Gedung Putih pada tahun 2021. Dia membantah melakukan kesalahan dan mengaku sebagai korban penganiayaan politik.

Sekitar 42% pemilih yang berpartisipasi dalam pemilihan pendahuluan Partai Republik mengatakan dia tidak akan layak untuk bertugas jika terbukti bersalah di pengadilan.

Namun, ada juga tanda peringatan bagi Biden. Tiga perempat pemilih utama Partai Republik mengatakan perekonomian sedang buruk atau tidak baik, sebuah area di mana Biden kesulitan menyoroti pencapaian pemerintahannya.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa jumlah pemilih dari Partai Republik sedikit lebih kecil dalam pemilihan pendahuluan dibandingkan dengan kontestasi Partai Republik pada tahun 2016 di negara bagian tersebut. Sekitar 51% pemilih menganggap diri mereka berasal dari Partai Republik, dibandingkan dengan 55% pada pemilihan pendahuluan tahun 2016. Enam persen mengatakan mereka menganggap diri mereka Demokrat, dibandingkan dengan 3% pada tahun 2016. Jumlah responden independen sedikit berubah yaitu sebesar 43%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved