11.000 Anak Palestina Tewas dalam 108 Hari Genosida Israel di Gaza
Rabu, 24 Januari 2024 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
Awal bulan ini, kantor Kepala Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Karim Khan mengkonfirmasi kepada Reporters Without Borders (RSF) bahwa “kejahatan terhadap jurnalis” termasuk dalam penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap situasi di Palestina.
Pasukan Israel menahan 99 petugas kesehatan dan 10 jurnalis, dan 2 juta orang mengungsi di Jalur Gaza, menurut laporan Anadolu.
Kantor media juga menyoroti kondisi tidak manusiawi di tempat penampungan yang padat, tempat pengungsi Palestina mencari perlindungan.
“Pernyataan tersebut menyebutkan 400.000 kasus penyakit menular dan lebih dari 8.000 kasus Hepatitis A telah terdeteksi akibat pengungsian paksa Israel,” ungkap laporan Anadolu.
Kantor media juga menyampaikan bahwa sekitar 60.000 wanita hamil di Gaza menghadapi risiko kritis karena ketidakmampuan menyediakan layanan kesehatan, sementara 350.000 orang dengan penyakit kronis menghadapi risiko kritis karena kurangnya pengobatan.
Laporan tersebut lebih lanjut menyatakan tentara Israel menghancurkan 140 fasilitas pemerintah serta 99 sekolah dan universitas, sementara 295 sekolah dan universitas mengalami rusak sebagian.
“Di luar Gaza, ada 11.000 orang yang terluka dan membutuhkan perawatan, dan 10.000 pasien kanker menghadapi risiko kematian karena tidak memadainya layanan kesehatan,” papar laporan itu.
Banyak yang Ditahan dan Mengungsi
Pasukan Israel menahan 99 petugas kesehatan dan 10 jurnalis, dan 2 juta orang mengungsi di Jalur Gaza, menurut laporan Anadolu.
Kantor media juga menyoroti kondisi tidak manusiawi di tempat penampungan yang padat, tempat pengungsi Palestina mencari perlindungan.
“Pernyataan tersebut menyebutkan 400.000 kasus penyakit menular dan lebih dari 8.000 kasus Hepatitis A telah terdeteksi akibat pengungsian paksa Israel,” ungkap laporan Anadolu.
Kantor media juga menyampaikan bahwa sekitar 60.000 wanita hamil di Gaza menghadapi risiko kritis karena ketidakmampuan menyediakan layanan kesehatan, sementara 350.000 orang dengan penyakit kronis menghadapi risiko kritis karena kurangnya pengobatan.
Laporan tersebut lebih lanjut menyatakan tentara Israel menghancurkan 140 fasilitas pemerintah serta 99 sekolah dan universitas, sementara 295 sekolah dan universitas mengalami rusak sebagian.
“Di luar Gaza, ada 11.000 orang yang terluka dan membutuhkan perawatan, dan 10.000 pasien kanker menghadapi risiko kematian karena tidak memadainya layanan kesehatan,” papar laporan itu.
Lihat Juga :