Israel Bunuh Bos Mata-mata dan 3 Personel IRGC di Suriah, Ini Respons Iran

Minggu, 21 Januari 2024 - 07:18 WIB
loading...
Israel Bunuh Bos Mata-mata...
Serangan Israel di Damaskus, Suriah, menewaskan kepala mata-mata IRGC Iran dan tiga personel IRGC lainnya. Teheran menyatakan berhak balas dendam. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Serangan Israel di Damaskus, Suriah, telah menewaskan kepala mata-mata Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dan tiga anggota Garda lainnya pada hari Sabtu. Teheran menyatakan berhak untuk balas dendam.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia—kelompok yang memantau perang Suriah—mengatakan 10 orang tewas dalam serangan Israel di lingkungan Mazzeh, Damaskus, tersebut.

Dalam beberapa pekan terakhir, Israel dituduh mengintensifkan serangan terhadap tokoh senior Iran dan sekutunya di Suriah dan Lebanon—pendukung kelompok Hamas—, meningkatkan kekhawatiran konflik Gaza dapat meluas.

“Kepala intelijen Garda Revolusi [untuk] Suriah, wakilnya dan dua anggota Garda lainnya menjadi martir dalam serangan terhadap Suriah oleh Israel,” tulis kantor berita Mehr, mengutip sebuah sumber informasi Iran.

Baca Juga: Israel Serang Basis Militer Iran di Damaskus, 4 Prajurit Garda Revolusi Tewas

Dalam sebuah pernyataan, IRGC mengonfirmasi bahwa mereka kehilangan empat anggotanya dalam serangan yang mereka sebut dilakukan oleh Israel, musuh bebuyutan regionalnya.

Kantor berita Sepah yang terkait dengan IRGC melaporkan : “Rezim Zionis (Israel) yang jahat dan kriminal membunuh empat penasihat militer. Mereka diidentifikasi sebagai Hojatollah Omidvar, Ali Aghazadeh, Hossein Mohammadi dan Saeed Karimi.

Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk serangan itu sebagai upaya putus asa rezim Zionis Israel untuk menyebarkan ketidakstabilan di kawasan.

“Iran mempunyai hak untuk menanggapi terorisme terorganisir dari rezim Zionis palsu pada waktu dan tempat yang tepat,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Nasser Kanaani seperti dikutip dari AFP, Minggu (21/1/2024).

Dia juga mendesak negara-negara asing dan organisasi internasional untuk mengutuk serangan Israel tersebut.

Serangan pada pertengahan pagi hari, yang menyebabkan kepulan asap besar membubung ke langit, juga dilaporkan oleh media pemerintah Suriah.

Kantor berita pemerintah Suriah, SANA, melaporkan bahwa sebuah bangunan perumahan di lingkungan Mazzeh di Damaskus telah menjadi sasaran dalam apa yang disebutnya sebagai “agresi Israel.”

Kementerian Pertahanan Suriah mengatakan serangan itu menewaskan sejumlah warga sipil.

Seorang jurnalis AFP di lokasi kejadian mengatakan bangunan itu telah menjadi tumpukan puing. Lokasi tersebut ditutup dengan ambulans, petugas pemadam kebakaran, dan tim Bulan Sabit Merah Arab Suriah di lokasi saat tim penyelamat mencari korban yang selamat.

“Saya mendengar ledakan dengan jelas di wilayah barat Mazzeh, dan saya melihat kepulan asap besar,” kata seorang warga kepada AFP, yang meminta tidak disebutkan namanya karena alasan keamanan.

“Suaranya mirip ledakan rudal, dan beberapa menit kemudian saya mendengar suara ambulans,” imbuh dia.

Ketika ditanya tentang serangan itu, militer Israel mengatakan kepada AFP: “Kami tidak mengomentari laporan dari media asing.”

Selama lebih dari satu dekade perang saudara di Suriah, Israel telah melancarkan ratusan serangan udara di wilaya negara tersebut, terutama menargetkan pasukan yang didukung Iran serta posisi tentara Suriah.

Namun serangan mereka semakin intensif sejak perang antara Israel dan Hamas dimulai pada 7 Oktober 2023.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved