Kembali Ditetapkan sebagai Organisasi Teroris oleh AS, Ini Respons Houthi Yaman

Kamis, 18 Januari 2024 - 10:00 WIB
loading...
A A A
Komando Pusat AS kemudian menyatakan bahwa sistem udara tak berawak yang diluncurkan dari wilayah yang dikuasai Houthi di Yaman menghantam Genco Picardy, meskipun demikian kapal itu masih layak beroperasi dan melanjutkan perjalanannya.

Sehari sebelum serangan terhadap kapal Genco Picardy, kelompok Ansar Allah mengaku telah menyerang kapal kargo Zogravia milik Yunani saat transit ke utara melintasi Laut Merah.

Serangan terbaru Houthi atau Ansar Allah ini terjadi mengabaikan peringatan pemerintahan Biden setelah setidaknya tiga putaran serangan yang dilakukan selama seminggu terakhir oleh AS dan Inggris, dengan dukungan dari beberapa negara lain, terhadap kemampuan militer Ansar Allah di Yaman dan memicu terjadinya eskalasi lebih lanjut.

Sekadar diketahui, AS memasukkan Ansar Allah dalam daftar Organisasi Teroris Asing (FTO) pada hari-hari terakhir pemerintahan Presiden Donald Trump. Tindakan tersebut dibatalkan oleh Presiden Joe Biden hanya beberapa minggu setelah menjabat pada awal tahun 2021, dengan alasan “situasi kemanusiaan yang mengerikan” di Yaman dan kekhawatiran yang diungkapkan oleh kelompok-kelompok kemanusiaan, PBB, anggota Parlemen, dan pihak-pihak lainnya mengenai dampak dari penunjukan tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Pecundangi Arab Saudi di Piala Dunia 2026
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Rudal Murah Houthi Kembali...
Rudal Murah Houthi Kembali Jatuhkan Drone Canggih AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved