5 Alasan Penarikan Pasukan Israel Besar-besaran dari Gaza

Rabu, 17 Januari 2024 - 21:50 WIB
loading...
A A A
Militer Israel berupaya untuk “menghilangkan kantong-kantong perlawanan” di Gaza utara, kata Gallant, dan mengklaim: “Kami akan mencapai hal ini melalui serangan, serangan udara, operasi khusus dan kegiatan tambahan.”

Setelah serangan tanggal 7 Oktober, Gallant mengatakan rencana awalnya adalah “tahap manuver intensif” kampanye militer Israel di Gaza akan berlangsung sekitar tiga bulan. Namun, dia memperingatkan militer Israel untuk menyesuaikan operasinya “sesuai dengan kenyataan di lapangan” dan “kecerdasan kami.”

3. Penyegaran Tentara

5 Alasan Penarikan Pasukan Israel Besar-besaran dari Gaza

Foto/Reuters

Seorang juru bicara IDF mengatakan kepada CNN bahwa divisi ke-36 menarik diri dari Gaza “untuk periode penyegaran dan pelatihan,” menambahkan bahwa pergerakan divisi tersebut di masa depan belum diputuskan.

“Pada akhir periode, dan berdasarkan penilaian situasi, akan diputuskan kelanjutan aktivitas operasional pasukan divisi sesuai dengan kebutuhan operasional,” tambah juru bicara tersebut.

4. Hanya Menyisakan Tiga Divisi Tentara Israel di Gaza

5 Alasan Penarikan Pasukan Israel Besar-besaran dari Gaza

Foto/Reuters

Penarikan tersebut berarti sekarang ada tiga divisi tempur IDF yang tersisa di Gaza, bersama dengan pasukan khusus.

Unit-unit yang masih berada di Gaza termasuk divisi ke-98, yang beroperasi di Gaza tengah dan merupakan divisi terbesar yang pernah dibentuk dalam sejarah IDF. IDF tidak mengomentari jumlah pasukannya di Gaza, namun setiap divisi terdiri dari beberapa brigade yang masing-masing dapat mencakup ribuan tentara.

5. Perpecahan pada Kabinet Pemerintahan Netanyahu

5 Alasan Penarikan Pasukan Israel Besar-besaran dari Gaza

Foto/Reuters

Awal bulan ini, anggota kabinet Israel berdebat mengenai rencana masa depan Gaza pascaperang dan bagaimana menangani penyelidikan terhadap kegagalan keamanan seputar serangan Hamas pada 7 Oktober.

Pertengkaran publik pada tanggal 4 Januari terjadi setelah apa yang digambarkan oleh salah satu sumber sebagai “perkelahian” pada pertemuan kabinet keamanan. Menteri Keuangan sayap kanan Bezalel Smotrich mengatakan telah terjadi “diskusi yang penuh badai,” sementara mantan Menteri Pertahanan Benny Gantz mengatakan “serangan bermotif politik” telah diluncurkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Nah, Diam-Diam Bahrain...
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Rekomendasi
Pengelolaan Konflik...
Pengelolaan Konflik Kepentingan, Kemenhut Dorong Budaya Cinta Integritas
Penyidikan Kasus Bupati...
Penyidikan Kasus Bupati Rejang Lebong Meluas ke Bengkulu, Ini Alasan KPK
Agnez Mo dan Anggun...
Agnez Mo dan Anggun C. Sasmi Tembus Hollywood, Main Bareng di Reacher Season 4
Berita Terkini
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved