5 Alasan Penarikan Pasukan Israel Besar-besaran dari Gaza

Rabu, 17 Januari 2024 - 21:50 WIB
loading...
A A A
Perpecahan kabinet keamanan terjadi mengenai bagaimana menangani penyelidikan terhadap serangan 7 Oktober terhadap Israel, termasuk kegagalan militer Israel dalam mengantisipasinya, serta bagaimana pendekatan perang mulai sekarang.

Jika pemerintahannya runtuh, Israel kemungkinan akan menghadapi pemilu baru yang diperkirakan akan dikalahkan oleh Netanyahu.

Sementara itu, beberapa politisi sayap kanan mendorong pendudukan kembali secara menyeluruh, bersamaan dengan kemungkinan kembalinya pemukiman Yahudi, di Jalur Gaza. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang mendapat tekanan dari Amerika Serikat untuk memastikan peran penting Otoritas Palestina, mengatakan baru-baru ini Israel “tidak berniat menduduki Gaza secara permanen.”

Kampanye militer Israel di Gaza telah memaksa setidaknya 1,93 juta orang mengungsi, menurut Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina. Ribuan keluarga telah pindah beberapa kali karena serangan Israel berpindah ke wilayah baru.

Aktor-aktor regional di Timur Tengah telah berulang kali menyamakan pergerakan massal warga Palestina di Gaza dengan “Nakba,” atau bencana, istilah Arab untuk pengusiran atau pelarian warga Palestina dari kota mereka selama berdirinya Israel pada tahun 1948.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Perceraian Abad Ini,...
Perceraian Abad Ini, Taipan Korsel Bayar Harta Gana-Gini Rp11,5 Triliun ke Mantan Istri
Rekomendasi
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
Pemanfaatan Dana Keistimewaan...
Pemanfaatan Dana Keistimewaan Yogyakarta Berhasil Berdayakan Masyarakat
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Diborgol, Boyamin Saiman: Kejaksaan Agung Ceroboh
Berita Terkini
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved