Pasukan AS Tinggalkan Suriah setelah Diserang Pejuang Perlawanan Irak

Rabu, 17 Januari 2024 - 08:25 WIB
loading...
Pasukan AS Tinggalkan...
Konvoi kendaraan militer AS di dekat Qamishli, Suriah, Februari 2020. Foto/SANA/REUTERS
A A A
DAMASKUS - Amerika Serikat (AS) sedang mengevakuasi pasukan dari pangkalan militer Hemo di dekat bandara di kota Kamishli (al-Qamishli) di timur laut Suriah setelah serangan berulang kali oleh pejuang "perlawanan Irak".

“Sumber Tasnim di Suriah melaporkan evakuasi pangkalan militer AS Hemo… di provinsi al-Hasakeh di Suriah utara karena serangan berulang kali oleh kelompok perlawanan Islam Irak,” ungkap laporan kantor berita Iran Tasnim.

Tasnim menyebut pangkalan Hemo, yang terletak 4 kilometer sebelah barat bandara Kamishla, dianggap sebagai salah satu pangkalan AS paling penting di republik Arab dengan setidaknya 350 personel militer AS.

Menurut Tasnim, pangkalan tersebut adalah pusat pelatihan di mana militer AS melatih para pejuang “Pasukan Demokratik Suriah” (SDF).

Pekan lalu, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menyerukan “front perlawanan” Syiah di berbagai negara Arab untuk “menyerang musuh” di mana pun mereka berada.

Gerakan Syiah yang disebut "perlawanan Islam di Irak" mengumumkan serangan pertama terhadap pangkalan militer AS Hemo dekat bandara Kamishla.

Sebelumnya, kelompok bersenjata Irak mengatakan mereka menyerang pangkalan AS lainnya di dekat ladang gas Conico di provinsi Deir ez-Zor di Suriah timur.

Selain itu, beberapa drone ditembak jatuh di dekat Bandara Internasional Erbil di Irak utara, tempat markas pasukan kontra-terorisme internasional bercokol.

Baca juga: Israel Perlu Waktu Bertahun-tahun untuk Hancurkan Terowongan Hamas di Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved