Segera Dikirim ke Suriah, S-300 Rusia Jadi Momok bagi Israel

Selasa, 24 April 2018 - 08:11 WIB
Segera Dikirim ke Suriah,...
Segera Dikirim ke Suriah, S-300 Rusia Jadi Momok bagi Israel
A A A
MOSKOW - Rusia mengisyaratkan segera mengirim sistem rudal pertahanan S-300 ke Suriah. Para pejabat Moskow memperingatkan bahaya yang dirasakan Israel jika menyerang sistem anti-rudal canggih tersebut.

"Jika Israel menyerang sistem pertahanan udara baru itu, akan merasakan konsekuensi malapetaka," kata seroang pejabat senior Rusia kepada surat kabar Kommersant.

Menurutnya, S-300 PMU-2, akan diberikan kepada Suriah secara gratis dan segera.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov belum bisa memastikan tanggal pengiriman sistem pertahanan udara tersebut ke Suriah. Namun, dia berjanji tidak akan merahasikan pengiriman tersebut ketika keputusan sudah diambil.

"Kami harus menunggu untuk melihat keputusan spesifik apa yang akan diambil pimpinan Rusia dan perwakilan Suriah," kata Lavrov kepada Itar-TASS pada hari Senin 23/4/2018) selama kunjungan ke Beijing.

"Mungkin tidak ada rahasia tentang ini dan itu semua bisa diumumkan (jika keputusan diambil)," ujar Lavrov.

Sedangkan Kremlin menolak memberikan komentar terkait laporan Rusia segera memasok sistem pertahanan S-300 ke Suriah. Namun, Kremlin mengatakan bahwa serangan ratusan rudal Barat terhadap Suriah telah membuat situasi atmosfer di negara Presiden Bashar al-Assad itu memburuk.

"Serangan rudal itu memperburuk suasana di sekitar Suriah dan proses perdamaian Suriah," kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan ketika ditanya tentang rencana pengiriman S-300.

"Kerusakan besar dilakukan terhadap hukum internasional dan semangat hukum internasional dalam hal kerja sama," ujar Peskov.

Pada 14 April 2018, lebih dari 100 rudal ditembakkan Amerika Serikat, Inggris dan Prancis terhadap beberapa situs di Suriah. Serangan diluncurkan dengan dalih membalas serangan senjata kimia di Douma yang dituduhkan dilakukan pasukan rezim Assad.

Suriah dan Rusia sudah berkali-kali membantah bahwa pasukan Assad melakukan serangan senjata kimia di Douma. Moskow menuding serangan dibuat oleh LMS White Helmets dan kelompok Jaish al-Islam untuk memfitnah rezim Assad dengan tujuan agar Suriah diserang Barat.
(mas)
Berita Terkait
Serang Bandara Suriah,...
Serang Bandara Suriah, Rusia Minta Klarifikasi Israel
Rusia Desak Israel Hentikan...
Rusia Desak Israel Hentikan Serangan Udara di Suriah
Bombardir Suriah, 8...
Bombardir Suriah, 8 Rudal Israel Rontok Oleh Sistem Pertahanan Rusia
Israel Terus Melancarkan...
Israel Terus Melancarkan Serangan ke Suriah, Rusia Ancam Tel Aviv
4 Alasan Israel Ingin...
4 Alasan Israel Ingin Rusia Pertahankan Pangkalan di Suriah, Salah Satunya Menekan Pengaruh Turki
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
7 jam yang lalu
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
8 jam yang lalu
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
8 jam yang lalu
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
10 jam yang lalu
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
11 jam yang lalu
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
12 jam yang lalu
Infografis
Invasi ke Suriah, Pasukan...
Invasi ke Suriah, Pasukan Israel Berjarak 30 Mil dari Damaskus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved