Jepang Tak Puas, Minta Senjata Nuklir Korut Dibongkar Total

Minggu, 22 April 2018 - 02:13 WIB
Jepang Tak Puas, Minta...
Jepang Tak Puas, Minta Senjata Nuklir Korut Dibongkar Total
A A A
TOKYO - Pemerintah Jepang tak puas dengan pembekuan atau penagguhan tes senjata nuklir dan rudal balistik antarabenua Korea Utara (Korut) oleh rezim Kim Jong-un. Tokyo minta denuklirisasi secara penuh dengan membongkar total senjata nuklir Pyongyang.

Sikap Jepang berbeda dengan sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat (AS) yang menyambut baik penghentian uji coba senjata nuklir dan rudal Korut mulai 21 April 2018.

"Pengumuman ini adalah gerakan ke depan yang saya ingin menyambutnya," kata Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

"Saya ingin menyambut langkah-langkah positif ini, tetapi saya ingin tahu apakah ini akan mengarah pada pembongkaran senjata nuklir, senjata pemusnah massal dan rudal secara lengkap, dapat diverifikasi dan tidak dapat diubah lagi," kata Abe. "Saya ingin terus memantau perkembangannya," ujarnya.

Menteri Pertahanan Jepang Itsunori Onodera bahkan mengaku skeptis atas deklarasi pembekuan tes senjata nuklir Korut yang diumumkan Kim Jong-un.

"Kami tidak bisa puas," kata Onodera, seperti dikutip Japan Times, Minggu (22/4/2018). "Kim tidak menyebutkan pengabaian (uji coba) rudal balistik jarak pendek dan jarak menengah."

Seperti diberitakan sebelumnya, Kim Jong-un telah membuat pengumuman mengejutkan, di mana mulai 21 April 2018 uji coba senjata nuklir dan rudal balistik antarbenua Pyongyang dihentikan.

Alasan berhentinya tes senjata Korea Utara ini demi mengamankan stabilitas strategis dan perdamaian.

"Mulai 21 April 2018, uji coba nuklir dan uji coba rudal balistik antarbenua akan dihentikan," tulis kantor berita negara Korut, KCNA, mengutip pernyataan Kim Jong-un, pada rapat paripurna Komite Pusat Partai Buruh Korea (WPK).

"Pusat uji coba nuklir Korea Utara akan disingkirkan untuk memastikan transparansi penangguhan uji coba nuklir," imbuh KCNA.

Korea Selatan menyambut baik keputusan Korut untuk menangguhkan uji coba senjatanya. "Keputusan Korea Utara adalah kemajuan yang berarti bagi denuklirisasi Semenanjung Korea yang diharapkan dunia," kata kantor Kepresidenan Korea Selatan dalam sebuah pernyataan.

"Ini akan menciptakan lingkungan yang sangat positif bagi keberhasilan pertemuan antar-Korea dan Korut-AS mendatang," sambung pernyataan itu.

Rusia juga menyambut baik deklarasi penangguhan tes senjata nuklir Korut. Moskow menyerukan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan untuk meredam aktivitas militer di Semananjung Korea sebagai timbal balik atas keputusan Pyongyang.

"Kami menyambut deklarasi Ketua Partai Buruh Kim Jong-un atas penghentian uji coba nuklir dan rudal Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) mulai dari 21 April," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan.

"Kami menganggap keputusan yang disampaikan sebagai langkah penting menuju pelonggaran ketegangan di semenanjung Korea," lanjut kementerian tersebut.

Uni Eropa dan Presiden AS Donald Trump juga mengapresiasi keputusan yang dibuat rzim Korea Utara.
(mas)
Berita Terkait
Rusia-Korea Utara Mesra,...
Rusia-Korea Utara Mesra, AS, Korea Selatan, Jepang Waswas
AS Koordinasikan Sanksi...
AS Koordinasikan Sanksi Korea Utara dengan Sekutu Asia
Hadapi Ancaman 3 Negara,...
Hadapi Ancaman 3 Negara, Korea Utara Tes Sistem Senjata Nuklir Bawah Air
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Gelar Pertemuan, AS...
Gelar Pertemuan, AS dan Sekutunya Cari Cara Kendalikan Nuklir Korut
AS-Jepang-Korsel Ancam...
AS-Jepang-Korsel Ancam 'Keroyok' Korut Jika Uji Coba Nuklir
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
7 jam yang lalu
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
8 jam yang lalu
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
9 jam yang lalu
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
10 jam yang lalu
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
11 jam yang lalu
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
12 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved