Militer AS Cari Cara Kalahkan China di Indo-Pasifik
Selasa, 11 Agustus 2020 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
"Sistem roket peluncuran ganda Tipe PCL191 China, yang memiliki jangkauan hingga 400 km (250 mil), dan peluncur roket lainnya adalah opsi berbiaya rendah paling efisien untuk menangani konflik head-to-head," katanya.
"PLA juga mengembangkan sistem radar gelombang permukaan frekuensi tinggi baru untuk mendeteksi jet tempur siluman seperti F-35, dan senjata perang elektronik canggih lainnya."
Song Zhongping mengatakan kesulitan terbesar yang mungkin dihadapi AS dengan strategi penahanannya adalah mempertahankan kerja sama dengan sekutunya.
"Tindakan balasan terbaik Beijing adalah mengganggu aliansi itu," katanya.
"Saat ini, hanya Australia yang mendengarkan AS. Sekutu lainnya, seperti Jepang, Singapura, Filipina, dan anggota ASEAN lainnya (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) belum memutuskan apa yang harus dilakukan karena mereka tidak mau untuk memihak Beijing dan Washington," imbuh dia.
"PLA juga mengembangkan sistem radar gelombang permukaan frekuensi tinggi baru untuk mendeteksi jet tempur siluman seperti F-35, dan senjata perang elektronik canggih lainnya."
Song Zhongping mengatakan kesulitan terbesar yang mungkin dihadapi AS dengan strategi penahanannya adalah mempertahankan kerja sama dengan sekutunya.
"Tindakan balasan terbaik Beijing adalah mengganggu aliansi itu," katanya.
"Saat ini, hanya Australia yang mendengarkan AS. Sekutu lainnya, seperti Jepang, Singapura, Filipina, dan anggota ASEAN lainnya (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) belum memutuskan apa yang harus dilakukan karena mereka tidak mau untuk memihak Beijing dan Washington," imbuh dia.
(min)
Lihat Juga :