Biden Surati Kongres AS, Jelaskan Alasannya Serang Houthi Yaman

Sabtu, 13 Januari 2024 - 07:08 WIB
loading...
Biden Surati Kongres...
Presiden AS Joe Biden. Foto/AP
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dalam suratnya kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Senat telah secara resmi memberi tahu Kongres dan menjelaskan keputusannya menyerang posisi Houthi di Yaman.

Pada Jumat dini hari (12/1/2024), AS dan Inggris melancarkan serangan udara terhadap posisi Houthi sebagai pembalasan atas serangan terhadap pelayaran komersial di Laut Merah.

Serangan AS dan Inggris tersebut mengenai lebih dari 60 sasaran di 16 lokasi berbeda, menurut Pusat Angkatan Udara AS.

“Saya memberikan laporan ini sebagai bagian dari upaya saya memberikan informasi lengkap kepada Kongres, konsisten dengan Resolusi Kekuatan Perang. Saya menghargai dukungan Kongres dalam tindakan ini,” tulis surat Biden pada Jumat.

Dalam suratnya, Biden menjelaskan keputusannya menyerang kelompok Houthi di Yaman konsisten dengan tanggung jawabnya untuk melindungi warga negara Amerika Serikat baik di dalam maupun luar negeri dan demi kepentingan keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat.

Dia juga mengatakan tindakan militer terhadap Houthi “perlu dan proporsional.”

Biden menambahkan Washington siap mengambil tindakan lebih lanjut, jika diperlukan dan sesuai, untuk mengatasi ancaman atau serangan lebih lanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut
Rekomendasi
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Berita Terkini
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved