Iran Rampas Kapal Tanker di Teluk Oman, Balas AS yang Curi Minyak Teheran

Jum'at, 12 Januari 2024 - 07:29 WIB
loading...
A A A
Kapal tersebut telah memuat 145.000 ton minyak mentah di Basra, Irak dan menuju Aliaga di Turki melalui Terusan Suez, imbuh Empire.

Ambrey mengatakan kapal tanker yang baru diganti namanya itu sebelumnya dituntut dan didenda karena membawa minyak Iran yang dikenai sanksi, yang disita oleh otoritas AS.

IRNA, mengutip kantor hubungan masyarakat Angkatan Laut Iran, mengatakan; "Kapal itu sedang dipindahkan ke pelabuhan republik Islam untuk diserahkan ke otoritas kehakiman."

Pada bulan September lalu, Amerika Serikat mengatakan telah menyita Suez Rajan dan muatan 980.000 barel minyak mentah di dalamnya beberapa bulan sebelumnya.

Departemen Kehakiman AS mengatakan pada saat itu bahwa minyak di kapal tanker yang dikelola Yunani tersebut diduga dijual oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran ke China.

Tak lama setelah penyitaan itu, Iran menyita dua kapal tanker—Advantage Sweet berbendera Kepulauan Marshall saat berlayar menuju Amerika Serikat di Teluk Oman, dan kemudian Niovi milik Yunani, saat melakukan perjalanan dari Dubai ke Fujairah.

Teluk Oman, jalur utama industri minyak yang memisahkan Oman dan Iran, telah menjadi saksi serangkaian pembajakan dan serangan selama bertahun-tahun, yang seringkali melibatkan Iran.

Pengiriman barang di wilayah yang kaya sumber daya alam juga dalam keadaan siaga tinggi setelah berminggu-minggu terjadi serangan drone dan rudal di Laut Merah oleh kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Viral Kabar Kanye West...
Viral Kabar Kanye West Bakal Manggung di Jakarta Oktober 2026, Netizen Antusias War Tiket!
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved