Arab Saudi Masih Tertarik Normalisasi dengan Israel setelah Perang Gaza Berakhir
Kamis, 11 Januari 2024 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
“Ada minat yang jelas di sini untuk mewujudkan hal itu,” kata Blinken.
“Tetapi hal ini memerlukan penghentian konflik di Gaza, dan juga jelas memerlukan adanya jalan praktis menuju negara Palestina,” katanya kepada wartawan.
Arab Saudi belum secara resmi mengakui Israel sejak didirikan pada tahun 1948.
Diskusi mengenai normalisasi tiba-tiba terhenti setelah serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober, yang menewaskan 1.140 orang.
Sejak itu, Israel telah membunuh sedikitnya 23.200 warga Palestina di Gaza, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Dalam beberapa tahun terakhir, Israel telah menormalisasi hubungan dengan sejumlah negara Timur Tengah, termasuk Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Maroko.
“Tetapi hal ini memerlukan penghentian konflik di Gaza, dan juga jelas memerlukan adanya jalan praktis menuju negara Palestina,” katanya kepada wartawan.
Arab Saudi belum secara resmi mengakui Israel sejak didirikan pada tahun 1948.
Diskusi mengenai normalisasi tiba-tiba terhenti setelah serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober, yang menewaskan 1.140 orang.
Sejak itu, Israel telah membunuh sedikitnya 23.200 warga Palestina di Gaza, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Dalam beberapa tahun terakhir, Israel telah menormalisasi hubungan dengan sejumlah negara Timur Tengah, termasuk Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Maroko.
(mas)
Lihat Juga :