Mengenal Wissam Tawil, Komandan Pasukan Khusus Hizbullah yang Dibunuh Israel di Lebanon

Selasa, 09 Januari 2024 - 09:01 WIB
loading...
A A A
Unit tersebut dilaporkan dikerahkan di Suriah selatan dan utara untuk melawan elemen pemberontak, serta di Quneitra di Dataran Tinggi Golan Suriah, tempat elemen yang memiliki hubungan dengan Iran telah mempertahankan kehadirannya selama bertahun-tahun.

Para analis berpendapat bahwa pertarungan waktu yang dilakukan unit ini di Suriah telah membuat barisannya semakin tangguh dan meningkatkan kemampuannya untuk berperang sebagai kekuatan komando, dibandingkan dengan unit-unit Hizbullah yang lebih bergaya gerilya.

Apakah Ini Berarti perang?


Pembunuhan Tawil terjadi tepat setelah pembunuhan al-Arouri di Beirut, yang oleh para analis digambarkan sebagai penyimpangan dari aturan normal keterlibatan yang mengatur pertempuran antara Hizbullah dan Israel.

Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon Hassan Nasrallah bersumpah untuk membalas pembunuhan al-Arouri tetapi mengisyaratkan bahwa Hizbullah tidak ingin pembalasannya menyebabkan pertempuran menjadi perang skala penuh antara Hizbullah dan Israel.

Pembunuhan terhada[ Tawil, meski bersifat eskalasi, tidak serta merta berada di luar aturan keterlibatan yang ada.

Israel telah menargetkan para milisi Hizbullah di Lebanon selatan sejak awal pertempuran tiga bulan lalu, termasuk putra Mohammad Raad, ketua kubu Hizbullah di Parlemen Lebanon.

Israel juga secara teratur membunuh komandan Hizbullah di Suriah sejak keterlibatan kelompok tersebut dalam perang saudara di Suriah dimulai.

Meski begitu, Tawil merupakan pejabat tertinggi Hizbullah yang dibunuh oleh Israel sejak 8 Oktober. Pembunuhan itu juga terjadi pada saat ketegangan antara Hizbullah dan Israel, serta ketegangan regional, berada pada titik tertinggi sepanjang masa.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Denny Sumargo Klarifikasi...
Denny Sumargo Klarifikasi Rumor Selingkuh, Tegaskan Momen di CCTV Hanya Syuting
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Berita Terkini
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved