Mengenal Wissam Tawil, Komandan Pasukan Khusus Hizbullah yang Dibunuh Israel di Lebanon

Selasa, 09 Januari 2024 - 09:01 WIB
loading...
A A A
Serangan tersebut, yang diklaim Hizbullah melumpuhkan kemampuan pengawasan udara Israel di Lebanon selatan, merupakan pembalasan atas pembunuhan Israel terhadap pejabat tinggi Hamas Saleh al-Arouri pada 2 Januari di Beirut selatan.

Israel meremehkan dampak serangan hari Sabtu itu, dan mengatakan bahwa pekerjaan pemeliharaan fasilitas yang rusak di Meron sudah berlangsung.

Apa Itu Pasukan Radwan?


Sebelumnya merupakan unit militer Hizbullah yang relatif tidak dikenal, Pasukan Radwan telah mendapatkan perhatian baru dalam beberapa bulan terakhir.

Israel telah menuntut agar unit elite tersebut mundur lebih dari 30 kilometer dari perbatasan Lebanon-Israel, dan mengancam akan memindahkannya dengan paksa jika Hizbullah tidak melakukannya secara sukarela.

Desas-desus tentang penempatan unit tersebut di Dataran Tinggi Golan Suriah telah beredar, dan para analis memperkirakan implikasi penempatan tersebut terhadap Hizbullah yang membuka front baru dengan Israel.

Namun unit militer tersebut bukanlah hal baru. Unit pasukan khusus ini dilatih untuk melakukan serangan kecil-kecilan di Israel dan telah ada setidaknya sejak tahun 2006, ketika unit tersebut melakukan penangkapan tentara Israel—yang menjadi katalisator perang Juli 2006 antara Israel dan Hizbullah.

Sebelumnya disebut sebagai "unit intervensi cepat", kelompok ini berganti nama pada tahun 2008 setelah pembunuhan Imad Mughniyeh, yang memiliki nama samaran "Hajj Radwan".

Setelah Hizbullah melakukan intervensi demi mendukung rezim Suriah dalam perang saudara di Suriah, Pasukan Radwan mulai berperang bersama militer Suriah dan milisi sekutunya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Nah, Diam-Diam Bahrain...
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Rekomendasi
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved