Bangladesh Gelar Pemilu Tanpa Partai Oposisi

Minggu, 07 Januari 2024 - 16:56 WIB
loading...
Bangladesh Gelar Pemilu...
Warga Bangladesh memberikan suaranya pada pemilu tanpa adanya oposisi. Foto/Reuters
A A A
DHAKA - Warga Bangladesh melakukan pemungutan suara pada Minggu (7/1/2024) dalam pemilu yang dijamin akan memberikan masa jabatan kelima kepada Perdana Menteri Sheikh Hasina, setelah boikot yang dipimpin oleh partai oposisi yang dicapnya sebagai "organisasi teroris".

Hasina telah memimpin pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat di negara yang pernah dilanda kemiskinan parah, namun pemerintahannya dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang merajalela dan tindakan keras oposisi yang kejam.

Partainya hampir tidak menghadapi saingan yang efektif dalam perolehan kursi yang diperebutkan, namun menghindari mengajukan kandidat di beberapa daerah pemilihan, sebuah upaya nyata untuk menghindari badan legislatif dicap sebagai lembaga satu partai.

Partai Nasionalis Bangladesh, yang barisannya telah hancur akibat penangkapan massal, menyerukan pemogokan umum pada akhir pekan dan mendesak masyarakat untuk tidak berpartisipasi dalam apa yang mereka sebut pemilu “palsu”.

Namun Hasina, 76 tahun, menyerukan agar masyarakat memberikan suara mereka dan menunjukkan kepercayaan mereka pada proses demokrasi.

“BNP adalah organisasi teroris,” katanya kepada wartawan yang menunggu setelah memberikan suaranya di Dhaka City College, dilansir CNA.

“Saya berusaha sebaik mungkin untuk memastikan demokrasi terus berlanjut di negara ini,” tambahnya.

Baca Juga: Agama Warga Negara Bangladesh dan Persentasenya

Tanda-tanda awal menunjukkan bahwa jumlah pemilih yang berpartisipasi akan rendah, meskipun terdapat banyak laporan mengenai insentif yang bertujuan untuk memperkuat legitimasi pemilu.

"Dua jam setelah pemungutan suara dimulai, hanya 111 orang yang telah memberikan suara dari hampir 4.200 orang yang terdaftar di salah satu TPS di barat Dhaka," kata ketua umum Prashun Goswami kepada AFP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
2 Anggota DPR Amerika...
2 Anggota DPR Amerika Serikat Mundur karena Skandal Seks
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
PM Jepang Takaichi Bubarkan...
PM Jepang Takaichi Bubarkan Parlemen, Buka Jalan untuk Pemilu Mendadak
Dubes LBBP RI Listyowati...
Dubes LBBP RI Listyowati Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Bangladesh
Presiden Ini Menang...
Presiden Ini Menang Pilpres 7 Kali Berturut-turut, Rival Menuduhnya Curang
Rampai Nusantara Sangkal...
Rampai Nusantara Sangkal PSI Gagal Masuk Parlemen karena Jokowi
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved