Tahanan Palestina: Penjara Negev Israel Seperti Teluk Guantanamo, Penuh Penyiksaan

Minggu, 07 Januari 2024 - 12:11 WIB
loading...
Tahanan Palestina: Penjara...
Tahanan Palestina mengungkap situasi di penjara Israel seperti penjara Teluk Guantanamo yang penuh penyiksaan. Foto/Anadolu
A A A
HEBRON - Seorang tahanan Palestina asal Tepi Barat, yang baru-baru ini dibebaskan, mengatakan penjara-penjara Israel telah menjadi salinan persis dari pusat-pusat penahanan Abu Ghraib dan Teluk Guantanamo yang terkenal sarat penyiksaan.

Louay Al-Taweel (37) mengungkap tentang penyiksaan, penghinaan dan perampasan makanan dan obat-obatan yang dia alami di penjara-penjara Israel.

"Para tahanan yang ditahan di Penjara Negev tidak melihat matahari, dan mereka juga tidak mendapatkan udara segar," katanya.

Al-Taweel menjelaskan bahwa Penjara Negev adalah salinan persis dari penjara Abu Ghraib dan Teluk Guantanamo. Keduanya merupakan simbol terkenal pelanggaran hak asasi manusia (HAM) oleh Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Pangeran Arab Saudi: Serangan Hamas 7 Oktober Hancurkan Citra Israel sebagai Kekuatan Tak Terkalahkan

Al-Taweel ditangkap pasukan Israel pada 20 Oktober, dan hukuman administratif enam bulan dijatuhkan terhadapnya. Dia dipenjara di Penjara Ofer, sebelah barat Ramallah, sebelum dipindahkan ke Penjara Negev.

Al-Taweel mengungkapkan bahwa hukuman administratif dijatuhkan terhadapnya selama enam bulan sebelum hukumannya dikurangi satu bulan, kemudian diperpanjang satu bulan lagi, dan diperpanjang lagi untuk bulan ketiga.

“Hakim tidak menemukan alasan penangkapan, dan setiap kali, dia memperpanjang penahanannya berdasarkan rekomendasi dari badan intelijen," ujarnya.

Mengenai kengerian penyiksaan, Al-Taweel mengatakan: “Kami ditahan dalam kondisi yang menantang, karena para tahanan selalu mengalami segala jenis penyiksaan, termasuk penyiksaan fisik dan psikologis dan tidak diberi makanan serta dihina.”

“Setelah beberapa hari ditahan, saya dipindahkan ke Penjara Negev. Hal ini sangat mengejutkan, karena para tahanan dihadapkan dengan respons cepat terlatih yang dikenal sebagai Keter. Para tahanan ditelanjangi dengan cara yang sangat memalukan dan menjadi sasaran pemukulan yang kejam di tengah-tengah penghinaan dan pelecehan," paparnya, seperti dikutip Middle East Monitor, Minggu (7/1/2024).

"Yang terluka tidak menerima perawatan apa pun, dan dokter penjara tidak memberikan perawatan apa pun, sehingga penyakitnya dibiarkan begitu saja.”

Al-Taweel ditangkap beberapa kali dan ditahan di penjara Israel, di mana dia menghabiskan sekitar sepuluh tahun, namun dia menggambarkan penangkapan terakhir sebagai “yang paling sulit”.

“Situasi di penjara sangat berbahaya, dan kehidupan para tahanan benar-benar seperti neraka. Tahanan diperlakukan sebagai penjahat dan anggota Daesh [ISIS]. Tidak ada undang-undang dan sama sekali tidak ada organisasi hak asasi manusia," terangnya.

Al-Taweel mengeluhkan kepadatan penjara Israel dan mengatakan bahwa dia ditahan di sebuah ruangan di Penjara Negev bersama sepuluh tahanan lainnya, dan mencatat bahwa ada sekitar 1.100 tahanan di penjara tersebut.

“Setiap saat sepanjang hari, tahanan dikenakan hukuman penjara. pemukulan yang kejam, penghinaan, penyiksaan psikologis dan perampasan harta benda mereka," ujarnya.

Al-Taweel menceritakan bahwa berat badannya turun 20 kilogram dalam dua setengah bulan.

“Ibadah apa pun dilarang, membaca Al-Qur'an dilarang, salat berjamaah dan mengumandangkan azan dilarang," ujarnya.

Al-Taweel mengatakan banyak narapidana yang sakit, terutama orang lanjut usia, karena kelalaian medis dan penganiayaan sehari-hari.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Detik-Detik Truk yang...
Detik-Detik Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 8 Tewas!
Rekomendasi
Microdrama China The...
Microdrama China The Little Lucky Star Tayang di V+Short, Ini Sinopsisnya
RCTI Rilis Sinetron...
RCTI Rilis Sinetron 'Terlanjur Mencintaimu', Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Siap Bikin Baper
Dengarkan Keterangan...
Dengarkan Keterangan Ahli Polda Metro Jaya, Roy Suryo Optimistis Praperadilannya Dikabulkan
Berita Terkini
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved