Mahkamah Agung AS Akan Putuskan Masa Depan Politik Donald Trump

Sabtu, 06 Januari 2024 - 16:34 WIB
loading...
A A A
Noah Bookbinder, presiden Citizens for Responsibility and Ethics di Washington, sebuah kelompok pengawas yang mewakili para penantang Trump, menambahkan, "Kami senang bahwa Mahkamah Agung akan secara pasti memutuskan apakah Donald Trump dapat ikut serta dalam pemungutan suara. Kami menantikan presentasinya." kasus kami dan memastikan Konstitusi ditegakkan."

Banyak anggota Partai Republik yang mengecam upaya diskualifikasi tersebut sebagai campur tangan pemilu, sementara para pendukung diskualifikasi mengatakan bahwa meminta pertanggungjawaban Trump secara konstitusional atas pemberontakan mendukung nilai-nilai demokrasi. Trump menghadapi tuntutan pidana dalam dua kasus terkait upayanya untuk membalikkan kekalahannya dari Biden pada tahun 2020.

Trump juga telah mengajukan banding ke pengadilan negara bagian Maine atas keputusan pejabat tinggi pemilu negara bagian tersebut yang melarang dia mengikuti pemilu pendahuluan berdasarkan ketentuan konstitusi yang sama yang dipermasalahkan di Colorado.

Meskipun kasus Colorado dapat menghambat upaya Trump untuk memenangkan kembali kursi kepresidenan, hal ini juga mempunyai implikasi besar bagi para hakim. Mengingat perselisihan ini bersifat politis, mereka berisiko terlihat partisan, apa pun pilihan mereka.

Baca Juga: Dokumen Jeffrey Epstein Ungkap Bill Clinton dan Donald Trump Terlibat Perdagangan Seks Anak-anak

Tindakan mereka akan membentuk upaya yang lebih luas untuk mendiskualifikasi Trump dari pemungutan suara di negara bagian lainnya. Colorado dan Maine adalah negara bagian yang condong ke arah Demokrat. Analis politik non-partisan memperkirakan bahwa keduanya kemungkinan tidak akan mendukung calon presiden dari Partai Republik dalam pemilihan umum. Namun ada upaya yang sedang dilakukan di negara bagian lain – termasuk Michigan yang sangat kompetitif – yang dapat mempengaruhi hasil pemilu.

Keputusan Colorado menandai pertama kalinya Bagian 3 dari Amandemen ke-14 – yang disebut klausul diskualifikasi – digunakan untuk menganggap calon presiden tidak memenuhi syarat. Bagian 3 melarang memegang jabatan "petugas Amerika Serikat" yang bersumpah "untuk mendukung Konstitusi Amerika Serikat" dan kemudian "terlibat dalam pemberontakan atau pemberontakan melawan hal tersebut, atau memberikan bantuan atau kenyamanan kepada musuh-musuhnya. "

Amandemen tersebut diratifikasi setelah Perang Saudara Amerika tahun 1861-1865 di mana negara-negara bagian Selatan yang mengizinkan praktik perbudakan memberontak dalam upaya pemisahan diri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Usai Menang Semifinal...
Usai Menang Semifinal Piala Dunia, Argentina Tuduh Kapal Perang Inggris Langgar Kedaulatan
Rekomendasi
BGN Nunggak ke Pihak...
BGN Nunggak ke Pihak Ketiga Rp1,6 Triliun pada 2025, Ada untuk EO hingga Jasa Konsultan
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
Microdrama A Vengeful...
Microdrama A Vengeful Affair tentang Toxic Relationship, Tayang di V+Short
Berita Terkini
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved