5 Alasan Sidang Kasus Genosida Gaza di ICJ Bisa Melemahkan Posisi Israel

Sabtu, 06 Januari 2024 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Pihak berwenang Afrika Selatan pada hari Selasa mengkonfirmasi bahwa ICJ telah menetapkan sidang untuk tanggal 11-12 Januari. “Pengacara kami sedang mempersiapkan hal ini,” kata Clayson Monyela, juru bicara Departemen Hubungan Internasional dan Kerja Sama Afrika Selatan, memposting di X, sebelumnya Twitter.

Namun prosesnya bisa memakan waktu – bahkan bertahun-tahun. Pengadilan masih mempertimbangkan kasus Gambia melawan Myanmar mulai tahun 2019, misalnya. Telah ada pemeriksaan pembuktian dalam kasus tersebut – yang terakhir pada bulan Oktober 2023, ketika pengadilan meminta Gambia untuk menanggapi argumen balasan Myanmar.

Afrika Selatan secara proaktif meminta proses yang dipercepat dalam pengajuannya pada bulan Desember. Seruan mereka untuk mengeluarkan perintah darurat dari ICJ dapat memberikan hasil yang cukup cepat – dalam hitungan minggu – seperti yang terjadi dalam kasus Ukraina.

Menanggapi gugatan tersebut, Kementerian Luar Negeri Israel dengan keras membantah tuduhan genosida dan menggambarkan kasus Pretoria sebagai “pencemaran nama baik” dan “eksploitasi yang tercela dan menghina” terhadap pengadilan. Pernyataan dari kementerian juga menuduh Afrika Selatan “terlibat secara kriminal” dalam serangan Hamas.

Pada hari Selasa, juru bicara Eylon Levy menegaskan bahwa Tel Aviv akan membela diri pada sidang di Den Haag. “Kami meyakinkan para pemimpin Afrika Selatan, sejarah akan menghakimi Anda, dan sejarah akan menghakimi Anda tanpa ampun,” kata Levy kepada wartawan.

5. Upaya Menekan Amerika Serikat

5 Alasan Sidang Kasus Genosida Gaza di ICJ Bisa Melemahkan Posisi Israel

Foto/Reuters

Sarang Shidore, direktur Quincy Institute, sebuah lembaga pemikir yang berbasis di Washington, mengatakan sikap ini bisa berarti bahwa Tel Aviv menganggap keluhan tersebut sebagai tantangan serius terhadap kebijakannya di Gaza.

Meskipun keputusan ICJ mungkin tidak banyak berpengaruh terhadap perang itu sendiri, keputusan yang menguntungkan Afrika Selatan dan Palestina akan memberikan tekanan yang signifikan terhadap pendukung dan gudang senjata de facto Israel, yaitu pemerintah Amerika Serikat.

“Pemerintahan Biden semakin rentan terhadap penentang perang di dalam negeri dan tuduhan internasional atas standar ganda,” kata Shidore, menyinggung perbedaan mencolok antara pendirian AS terhadap perang Rusia-Ukraina dan posisinya terhadap perang Gaza. Namun keputusan yang menentang Israel dapat mempunyai “implikasi terhadap kedudukan Amerika Serikat”, katanya.

“Menurut saya, Pemerintahan Biden dan beberapa sekutu utama Eropa akan sangat mendukung Israel di ICJ,” tambah Shidore. “Tetapi kita akan melihat bagaimana dukungan ini diungkapkan secara tepat.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Dituduh Spionase Iran,...
Dituduh Spionase Iran, 3 Orang Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup di Bahrain
Perang Meluas, Kelompok...
Perang Meluas, Kelompok Houthi Serang Arab Saudi
Rekomendasi
Inggris vs Argentina:...
Inggris vs Argentina: Rival Lama Berebut Final
Kuasa Hukum Tegaskan...
Kuasa Hukum Tegaskan Sarwendah Tak Pernah Laporkan Betrand Peto ke Polres Jaksel
Istri Sirinya Mau Lahiran,...
Istri Sirinya Mau Lahiran, Vicky Prasetyo Minta Doa
Berita Terkini
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved