Korban Tewas akibat 2 Ledakan di Dekat Makam Jenderal Soleimani Menjadi 73 Orang

Rabu, 03 Januari 2024 - 20:52 WIB
loading...
Korban Tewas akibat...
Jumlah korban tewas akibat dua ledakan di dekat makam Jenderal Qassem Soleimani di Iran menjadi 73 orang. Foto/Anadolu
A A A
TEHERAN - Jumlah korban tewas akibat dua ledakan dahsyat di dekat makam Jenderal Qassem Soleimani di Kerman, Iran, pada Rabu (3/1/2024), bertambah menjadi 73 orang. Sebelumnya korban tewas mencapai 53 orang.

Dua ledakan ini terjadi ketika ratusan warga Iran berkumpul untuk memperingati empat tahun pembunuhan Mayor Jenderal Qassem Soleimani oleh serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat (AS) di Baghdad, Irak.

Saat dibunuh Amerika pada 3 Januari 2020, Jenderal Soleimani adalah komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Baca Juga: Dua Ledakan Guncang Iran saat Peringati Pembunuhan Jenderal Soleimani, 53 Tewas

Stasiun televisi pemerintah Iran melaporkan ledakan pertama dan ledakan kedua terjadi pada acara peringatan di pemakaman tempat Soleimani dimakamkan di kota Kerman di tenggara Iran.

“Ledakan itu disebabkan oleh serangan teroris,” bunyi laporan pemerintah Iran mengutip seorang pejabat lokal di provinsi Kerman.
Babak Yektaparast, juru bicara layanan darurat Iran, kemudian melaporkan bahwa 73 orang tewas dan 170 luka-luka akibat dua ledakan tersebut.

Surat kabar Nournews sebelumnya mengatakan bahwa beberapa tabung gas meledak di jalan menuju pemakaman.

Siaran televisi pemerintah menunjukkan tim penyelamat dari Bulan Sabit Merah merawat orang-orang yang terluka pada upacara tersebut, di mana ratusan warga Iran berkumpul untuk memperingati kematian Jenderal Soleimani. Beberapa kantor berita Iran mengatakan jumlah orang yang terluka jauh lebih tinggi.

“Tim tanggap cepat kami sedang mengevakuasi korban cedera. Namun ada gelombang massa yang memblokir jalan,” kata Reza Fallah, kepala Bulan Sabit Merah provinsi Kerman.

Dua ledakan di Iran ini terjadi sehari setelah wakil pemimpin Hamas Saleh al-Arouri tewas dalam serangan pesawat tak berawak di Lebanon, yang oleh pihak berwenang dikaitkan dengan Israel.

Iran mengutuk pembunuhan tersebut dengan mengatakan hal itu dapat memicu gelombang perlawanan dan motivasi untuk berperang melawan penjajah Zionis Israel.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Trump Marah Besar, Sebut...
Trump Marah Besar, Sebut Netanyahu ‘Gila' Usai Iran Hentikan Negosiasi
Jepang Diterjang Topan...
Jepang Diterjang Topan Dahsyat, Pemerintah kepada Warga: Selamatkan Nyawa Anda!
Rekomendasi
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Dilarang Sering Gendong...
Dilarang Sering Gendong Baby Soleil, Alyssa Daguise Bantah Mitos Bayi Bau Tangan
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
21 Orang Tewas Akibat...
21 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Balistik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved