4 Konsekuensi Penarikan Ribuan Tentara Israel dari Gaza
Selasa, 02 Januari 2024 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
“Perang tidak akan berhenti,” kata Brom, dilansir Al Jazeera. “Ini adalah awal dari mode operasi yang berbeda”.
![4 Konsekuensi Penarikan Ribuan Tentara Israel dari Gaza]()
Foto/Reuters
Para pejabat Israel mengatakan mereka akan melancarkan perang dalam tiga tahap utama. Yang pertama adalah penembakan intensif untuk membersihkan jalur akses bagi pasukan darat dan mendorong warga sipil untuk mengungsi. Yang kedua adalah invasi ke Jalur Gaza yang dimulai pada 27 Oktober.
Dengan tank dan pasukan yang kini telah menguasai sebagian besar wilayah Jalur Gaza, dan sebagian besar telah menguasai Jalur Gaza meskipun orang-orang bersenjata Palestina terus melakukan penyergapan dari terowongan dan bunker tersembunyi, militer kini bergerak ke tahap ketiga, yaitu seorang pejabat Israel, yang tidak dapat disebutkan namanya karena sensitifnya isu tersebut.
“Ini akan memakan waktu setidaknya enam bulan, dan melibatkan misi pembersihan intensif terhadap para teroris. Tidak ada seorang pun yang berbicara tentang merpati perdamaian yang diterbangkan dari Shujayea,” kata pejabat tersebut, merujuk pada distrik Gaza yang dilanda pertempuran, dilansir Reuters.
![4 Konsekuensi Penarikan Ribuan Tentara Israel dari Gaza]()
Foto/Reuters
Secara terpisah, AS mengumumkan bahwa mereka akan membawa kembali kelompok penyerang kapal induk dari Mediterania timur dan menggantinya dengan kapal serbu amfibi dan kapal perang pendamping.
Otoritas kesehatan Palestina mengatakan setidaknya 21.978 orang telah tewas dalam serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober.
Militer Israel mengatakan pekan lalu bahwa setidaknya 172 tentara telah tewas sejak operasi darat dimulai pada akhir Oktober, termasuk 18 tentara karena tembakan ramah dan 11 karena kerusakan senjata atau peralatan.
![4 Konsekuensi Penarikan Ribuan Tentara Israel dari Gaza]()
Foto/Reuters
2. Fokus Pembersihan di Gaza

Foto/Reuters
Para pejabat Israel mengatakan mereka akan melancarkan perang dalam tiga tahap utama. Yang pertama adalah penembakan intensif untuk membersihkan jalur akses bagi pasukan darat dan mendorong warga sipil untuk mengungsi. Yang kedua adalah invasi ke Jalur Gaza yang dimulai pada 27 Oktober.
Dengan tank dan pasukan yang kini telah menguasai sebagian besar wilayah Jalur Gaza, dan sebagian besar telah menguasai Jalur Gaza meskipun orang-orang bersenjata Palestina terus melakukan penyergapan dari terowongan dan bunker tersembunyi, militer kini bergerak ke tahap ketiga, yaitu seorang pejabat Israel, yang tidak dapat disebutkan namanya karena sensitifnya isu tersebut.
“Ini akan memakan waktu setidaknya enam bulan, dan melibatkan misi pembersihan intensif terhadap para teroris. Tidak ada seorang pun yang berbicara tentang merpati perdamaian yang diterbangkan dari Shujayea,” kata pejabat tersebut, merujuk pada distrik Gaza yang dilanda pertempuran, dilansir Reuters.
3. Membagi Kekuatan untuk Perang di Laut Merah

Foto/Reuters
Secara terpisah, AS mengumumkan bahwa mereka akan membawa kembali kelompok penyerang kapal induk dari Mediterania timur dan menggantinya dengan kapal serbu amfibi dan kapal perang pendamping.
Otoritas kesehatan Palestina mengatakan setidaknya 21.978 orang telah tewas dalam serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober.
Militer Israel mengatakan pekan lalu bahwa setidaknya 172 tentara telah tewas sejak operasi darat dimulai pada akhir Oktober, termasuk 18 tentara karena tembakan ramah dan 11 karena kerusakan senjata atau peralatan.
4. Siap Berperang dengan Hizbullah

Foto/Reuters
Lihat Juga :