Senator AS Tuntut Transparansi Kesepakatan Senjata Rahasia dengan Israel

Selasa, 02 Januari 2024 - 10:28 WIB
loading...
Senator AS Tuntut Transparansi...
Selongsong artileri di pabrik senjata. Foto/AP
A A A
WASHINGTON - Senator Partai Demokrat Tim Kaine mengkritik keputusan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) baru-baru ini yang menyetujui kesepakatan penjualan peluru artileri dan peralatan terkait ke Israel seharga USD147,5 juta (Rp2,3 triliun).

Kaine menuntut “penjelasan publik” mengapa pemerintahan Biden memutuskan memasok senjata ke Israel tanpa tinjauan Kongres.

"Kongres AS harus memiliki informasi lengkap tentang senjata yang kita berikan kepada negara lain. Mengabaikan Kongres berarti membuat rakyat Amerika tidak tahu apa-apa," ungkap pernyataan di situs senator itu pada Sabtu (30/12/2023).

Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan, bagian dari Pentagon, mengumumkan pada Jumat bahwa Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui penjualan peluru artileri M107 untuk howitzer 155 mm dan peralatan terkait ke Israel dengan harga sekitar USD147,5 juta.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengklaim Israel berada dalam situasi yang luar biasa. Dia bersikeras pasokan amunisi diperlukan “segera” dan demi kepentingan nasional AS.

Israel terkejut pada tanggal 7 Oktober ketika sayap militer gerakan Hamas Palestina melancarkan Operasi Banjir Al-Aqsa. Setelah meluncurkan rentetan roket, para militan dan menyusup ke Israel selatan, melepaskan tembakan ke sasaran militer dan sipil dan menyandera lebih dari 200 orang.

Baca juga: Para Pejabat Israel Takut ICJ Dapat Mendakwa Israel atas Genosida di Gaza

Sekitar 1.200 orang tewas di Israel, termasuk warga sipil, tentara, warga negara asing dan pekerja, dan 5.000 orang lainnya terluka.

Sebagai tanggapan, pasukan kolonial Israel (IDF) melancarkan Operasi "Pedang Besi" melawan Hamas di Jalur Gaza.

Israel kemudian memulai kampanye pengeboman terhadap sasaran sipil di Jalur Gaza. Israel juga mengumumkan blokade total terhadap Jalur Gaza, memutus pasokan air, makanan, listrik, obat-obatan dan bahan bakar.

Pada akhir Oktober, fase dasar operasi Israel di daerah kantong tersebut dimulai. Kota Gaza dikepung pasukan darat Israel, yang secara efektif membagi wilayah kantong tersebut menjadi zona selatan dan utara.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza Palestina, sejak 7 Oktober Israel telah membunuh lebih dari 21.000 orang, dan lebih dari 55.000 orang terluka.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved