Hamas dan Jihad Islam Tolak Gencatan Senjata Permanen, Apakah yang Memicunya?
Selasa, 26 Desember 2023 - 15:11 WIB
loading...
A
A
A
Mesir mengusulkan pemilu sambil memberikan jaminan kepada Hamas bahwa anggotanya tidak akan dikejar atau diadili, namun kelompok Islam tersebut menolak konsesi apa pun selain pembebasan sandera. Lebih dari 100 sandera diyakini masih ditahan di Gaza.
Seorang pejabat Hamas yang baru-baru ini mengunjungi Kairo sebelumnya menolak memberikan komentar langsung mengenai tawaran spesifik untuk gencatan senjata kemanusiaan sementara dan mengindikasikan penolakan kelompok tersebut dengan mengulangi sikap resminya.
“Kami juga mengatakan (kepada pejabat Mesir) bahwa bantuan untuk rakyat kami harus terus berjalan dan harus ditingkatkan serta harus menjangkau seluruh penduduk di utara dan selatan,” kata pejabat itu, dilansir Reuters.
“Setelah agresi dihentikan dan bantuan ditingkatkan, kami siap membahas pertukaran tahanan,” tambah pejabat itu.
Kemudian, Jihad Islam, yang juga menyandera tahanan di Gaza, juga mengutarakan pendiriannya.
Baca Juga: Timur Tengah Memanas, India Kirim Kapal Perang ke Laut Arab
Delegasi Jihad Islam yang dipimpin oleh pemimpinnya Ziad al-Nakhala saat ini berada di Kairo untuk bertukar pikiran dengan para pejabat Mesir mengenai tawaran pertukaran tahanan dan masalah lainnya, namun seorang pejabat mengatakan kelompok tersebut telah mengakhiri serangan militer Israel sebagai prasyarat untuk negosiasi lebih lanjut.
Seorang pejabat Hamas yang baru-baru ini mengunjungi Kairo sebelumnya menolak memberikan komentar langsung mengenai tawaran spesifik untuk gencatan senjata kemanusiaan sementara dan mengindikasikan penolakan kelompok tersebut dengan mengulangi sikap resminya.
“Kami juga mengatakan (kepada pejabat Mesir) bahwa bantuan untuk rakyat kami harus terus berjalan dan harus ditingkatkan serta harus menjangkau seluruh penduduk di utara dan selatan,” kata pejabat itu, dilansir Reuters.
“Setelah agresi dihentikan dan bantuan ditingkatkan, kami siap membahas pertukaran tahanan,” tambah pejabat itu.
Kemudian, Jihad Islam, yang juga menyandera tahanan di Gaza, juga mengutarakan pendiriannya.
Baca Juga: Timur Tengah Memanas, India Kirim Kapal Perang ke Laut Arab
Delegasi Jihad Islam yang dipimpin oleh pemimpinnya Ziad al-Nakhala saat ini berada di Kairo untuk bertukar pikiran dengan para pejabat Mesir mengenai tawaran pertukaran tahanan dan masalah lainnya, namun seorang pejabat mengatakan kelompok tersebut telah mengakhiri serangan militer Israel sebagai prasyarat untuk negosiasi lebih lanjut.
Lihat Juga :