Israel Berencana Akhiri Operasi Darat di Gaza pada Tahap Ketiga Perang

Minggu, 24 Desember 2023 - 14:01 WIB
loading...
Israel Berencana Akhiri...
Pengungsi Palestina menunggu giliran untuk memanggang roti di Rafah, Jalur Gaza, 23 Desember 2023. Foto/AP
A A A
TEL AVIV - Israel sedang bersiap mengakhiri operasi darat militernya di Jalur Gaza sebagai bagian dari tahap ketiga perang dalam beberapa pekan mendatang.

Perusahaan Penyiaran Publik Israel melaporkan rencana itu pada Jumat (22/12/2023), dilansir Anadolu Agency.

Stasiun televisi tersebut mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan, “Tentara Israel sedang bersiap melanjutkan ke tahap ketiga pertempuran di Gaza selama beberapa pekan mendatang, sesuai dengan pencapaian operasional.”

“Fase ketiga mencakup mengakhiri operasi darat di Jalur Gaza, mengurangi pasukan tentara dan mendemobilisasi pasukan cadangan, melakukan serangan udara, dan membangun zona penyangga di perbatasan antara Israel dan Jalur Gaza,” menurut sumber tersebut.

Laporan tersebut mengklaim, “Tentara mengambil kendali atas sebagian besar wilayah Jalur Gaza bagian utara, sementara mereka menghadapi kesulitan besar dalam bergerak maju di wilayah Jalur Gaza bagian selatan.”

Sebanyak 472 tentara Israel telah tewas sejak dimulainya operasi darat di daerah kantong Palestina pada 27 Oktober, menurut angka militer Israel.

Situs berita Walla dan saluran Israel Channel 12 melaporkan pada Kamis bahwa salah satu unit di Gaza, yang dikenal sebagai Brigade Golani, telah kehilangan 44 tentara dalam 70 hari pertempuran.

Baca juga: AS Terjebak di Laut Merah, Harus Siap Hadapi Penutupan Selat Gibraltar

Brigade tersebut meninggalkan Gaza untuk “mengatur ulang barisan mereka dan mengunjungi keluarga mereka selama beberapa hari,” demikian dilaporkan.

Sejak serangan 7 Oktober oleh kelompok perlawanan Palestina, Hamas, Israel telah menggempur Jalur Gaza, menewaskan lebih dari 20.000 warga Palestina, kebanyakan wanita dan anak-anak, dan melukai 53.320 orang, menurut otoritas kesehatan Gaza.

Serangan gencar Israel telah menyebabkan kehancuran di Gaza dengan setengah dari persediaan perumahan di wilayah pesisir rusak atau hancur, dan hampir 2 juta orang mengungsi di daerah kantong padat penduduk tersebut di tengah kekurangan makanan dan air bersih.

Warga di Kota Gaza menghadapi kelaparan, menurut kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Sabtu. “Kelaparan kini terjadi, dan kelaparan sedang terjadi di Gaza,” tulis Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus di X.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Berita Terkini
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved