AS Bingung Tentukan Siapa Penerima Pertama Vaksin Covid-19

Senin, 10 Agustus 2020 - 03:03 WIB
loading...
A A A
Penelitian besar untuk membuktikan mana dari beberapa vaksin Covid-19 eksperimental yang aman dan efektif. Moderna Inc. dan Pfizer Inc. memulai tes pada akhir Juli, yang akhirnya akan mencakup 30.000 sukarelawan masing-masing.

Dalam beberapa bulan ke depan, panggilan yang sama besar untuk sukarelawan akan keluar untuk menguji vaksin yang dibuat oleh AstraZeneca, Johnson & Johnson dan Novavax, dan beberapa vaksin yang dibuat di China dalam studi tahap akhir yang lebih kecil di negara lain.

Bahkan, jika vaksin dinyatakan aman dan efektif pada akhir tahun, tidak akan ada cukup bagi semua orang yang menginginkannya, terutama karena sebagian besar vaksin potensial memerlukan dua dosis.

Ini adalah dilema global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sedang bergulat dengan pertanyaan yang sama, siapa yang pertama kali mencoba untuk memastikan vaksin didistribusikan secara adil ke negara-negara miskin, keputusan dibuat lebih sulit ketika negara-negara kaya memojokkan pasar untuk dosis pertama.

Di AS, Komite Penasihat Praktik Imunisasi, sebuah kelompok yang dibentuk oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), seharusnya merekomendasikan siapa yang akan divaksinasi dan kapan, nasihat yang hampir selalu diikuti oleh pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Israel Gerah AS dan...
Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Infografis
Sistem Rudal S-400 Rusia...
Sistem Rudal S-400 Rusia vs Jet Siluman F-35 AS, Siapa Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved