Abaikan Genosida Gaza, Belanda Tetap Pasok Suku Cadang Jet Tempur F-35 Israel

Minggu, 17 Desember 2023 - 13:05 WIB
loading...
Abaikan Genosida Gaza,...
Putusan pengadilan di Belanda mengizinkan pemerintah mengekspor suku cadang untuk jet tempur siluman F-35 Israel meski sedang terjadi genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza. Foto/REUTERS
A A A
DEN HAAG - Pengadilan di Belanda menolak tuntutan kelompok hak asasi manusia (HAM) untuk menghentikan pemerintah mengekspor suku cadang jet tempur siluman F-35 ke Israel. Putusan ini mengabaikan genosida yang dialami rakyat Palestina di Gaza.

Pengadilan Distrik Den Haag pada hari Jumat memutuskan bahwa pemerintah Belanda harus diberikan kebebasan untuk menentukan masalah politik dan kebijakan ketika memutuskan ekspor senjata.

“Pertimbangan yang dibuat oleh menteri sebagian besar bersifat politis dan kebijakan, dan hakim harus memberikan kebebasan yang besar kepada menteri,” kata pengadilan tentang keputusannya.

Baca Juga: AS Bantu Jet Siluman F-35 Israel dengan Kemampuan Khusus, tapi Gagal Kalahkan Hamas

Beberapa kelompok HAM, termasuk Amnesty International dan Oxfam cabang lokal, mengatakan bahwa Israel menggunakan pesawat F-35, yang suku cadangnya disuplai Belanda, dalam pengeboman udara di Gaza.

Hal itu mengakibatkan terbunuhnya warga sipil dalam pengeboman skala besar yang kemungkinan merupakan kejahatan perang.

“Israel mengabaikan prinsip-prinsip dasar hukum perang, seperti membedakan antara sasaran sipil dan militer serta prinsip proporsionalitas, dalam pemboman Gaza," kata kelompok-kelompok HAM tersebut dalam pengajuan tuntutan mereka di pengadilan.

Belanda memiliki gudang regional yang menyimpan suku cadang F-35buatan Amerika Serikat, yang dapat dikirim ke negara mitra F-35 lainnya seperti Israel.

Menurut laporan Middle East Monitor, Minggu (17/12/2023), dokumen pemerintah menunjukkan bahwa beberapa minggu setelah operasi Hamas pada 7 Oktober, pemerintah Belanda mengizinkan pengiriman suku cadang untuk jet tempur siluman F-35 Israel.

Lebih lanjut dilaporkan bahwa Kementerian Pertahanan Belanda, yang mengawasi ekspor tersebut, tidak akan mengomentari kasus pengadilan tersebut.

Namun, dalam suratnya kepada Parlemen pekan lalu, kementerian tersebut mengatakan bahwa, berdasarkan informasi terkini, “tidak dapat dipastikan bahwa F-35 terlibat dalam pelanggaran berat terhadap hukum perang kemanusiaan."

Dagmar Oudshoorn, direktur Amnesty International cabang Belanda, mengatakan ketika mengumumkan gugatan tersebut bahwa “Belanda adalah negara tuan rumah bagi Mahkamah Internasional dan Pengadilan Kriminal Internasional dan suka menampilkan dirinya sebagai pembela hukum internasional. Namun pemerintah kita kehilangan kredibilitasnya saat ini.”

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, 18.800 warga Palestina telah terbunuh dan lebih dari 51.000 orang terluka dalam genosida Israel yang sedang berlangsung di Gaza mulai 7 Oktober.

Perkiraan Palestina dan komunitas internasional menyebutkan bahwa mayoritas dari mereka yang terbunuh dan terluka adalah perempuan dan anak-anak.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Presiden Venezuela Terenyuh...
Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
Rekomendasi
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Berita Terkini
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved