Sekarang Digunakan Israel, Ini Sejarah Pemakaian Bom Fosfor Putih dalam Perang
Rabu, 13 Desember 2023 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
Penggunaan bom fosfor putih dalam perang pertama kali tercatat pada tahun 1669, ketika seorang apoteker Jerman bernama Hennig Brandt menggunakan fosfor putih untuk membuat racun. Pada abad ke-18, fosfor putih mulai digunakan sebagai senjata api, dan pada abad ke-19, fosfor putih mulai digunakan sebagai senjata pembakar.
Pada Perang Dunia I, fosfor putih digunakan secara luas oleh kedua belah pihak. Fosfor putih digunakan untuk menciptakan tabir asap, menerangi medan perang, dan menyerang infanteri dan kendaraan musuh.
Pada Perang Dunia II, fosfor putih kembali digunakan secara luas. Fosfor putih digunakan oleh Jerman, Uni Soviet, dan Amerika Serikat. Fosfor putih digunakan untuk menyerang infanteri, kendaraan, dan target udara.
Setelah Perang Dunia II, penggunaan fosfor putih dalam perang semakin dibatasi. Pada tahun 1980, Konvensi Senjata Konvensional melarang penggunaan senjata pembakar di wilayah berpenduduk sipil. Namun, konvensi ini tidak melarang penggunaan fosfor putih secara keseluruhan.
Fosfor putih terus digunakan dalam perang setelah tahun 1980. Fosfor putih digunakan oleh Amerika Serikat, Rusia, Israel, dan negara-negara lainnya. Fosfor putih digunakan dalam berbagai konflik, termasuk Perang Teluk I, Perang Irak, dan Perang di Afghanistan.
Pada tahun 2022, Israel menuduh Hamas menggunakan fosfor putih dalam serangannya terhadap negara Yahudi tersebut. Hamas membantah tuduhan tersebut.
Kini justru Israel yang menggunakan senjata itu dalam konfliknya dengan Hizbullah di Lebanon selatan.
Pada Perang Dunia I, fosfor putih digunakan secara luas oleh kedua belah pihak. Fosfor putih digunakan untuk menciptakan tabir asap, menerangi medan perang, dan menyerang infanteri dan kendaraan musuh.
Pada Perang Dunia II, fosfor putih kembali digunakan secara luas. Fosfor putih digunakan oleh Jerman, Uni Soviet, dan Amerika Serikat. Fosfor putih digunakan untuk menyerang infanteri, kendaraan, dan target udara.
Setelah Perang Dunia II, penggunaan fosfor putih dalam perang semakin dibatasi. Pada tahun 1980, Konvensi Senjata Konvensional melarang penggunaan senjata pembakar di wilayah berpenduduk sipil. Namun, konvensi ini tidak melarang penggunaan fosfor putih secara keseluruhan.
Fosfor putih terus digunakan dalam perang setelah tahun 1980. Fosfor putih digunakan oleh Amerika Serikat, Rusia, Israel, dan negara-negara lainnya. Fosfor putih digunakan dalam berbagai konflik, termasuk Perang Teluk I, Perang Irak, dan Perang di Afghanistan.
Pada tahun 2022, Israel menuduh Hamas menggunakan fosfor putih dalam serangannya terhadap negara Yahudi tersebut. Hamas membantah tuduhan tersebut.
Kini justru Israel yang menggunakan senjata itu dalam konfliknya dengan Hizbullah di Lebanon selatan.
Lihat Juga :