Wali Kota Kanada Dukung Tindakan Israel Tak Peduli Banyaknya Anak Palestina yang Dibunuh
Rabu, 13 Desember 2023 - 08:11 WIB
loading...
A
A
A
“Saya tidak menyerukan gencatan senjata,” kata Levi dalam sebuah video yang di-posting ke media sosial oleh Yves Engler, seorang kritikus vokal terhadap Israel.
“Saya ingin para sandera pulang, tapi saya tidak menyerukan gencatan senjata," katanya lagi, yang dilansir RT, Rabu (13/12/2023).
Wali kota itu berkomentar tentang meningkatnya angka kematian di Gaza, khususnya kematian anak-anak. “Saya tidak akan pernah mendukung [pembunuhan anak-anak], ini sangat buruk. Namun Israel harus melakukan apa pun yang harus mereka lakukan untuk melindungi keamanan rakyatnya sendiri," ujarnya.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa sekitar 70% dari mereka yang terbunuh di daerah kantong tersebut sejak serangan Israel dimulai adalah perempuan dan anak-anak di bawah usia 18 tahun.
Pejabat kemanusiaan PBB mengatakan pada akhir bulan lalu bahwa sekitar 160 anak terbunuh setiap hari di Gaza, atau satu anak setiap sepuluh menit.
Juru bicara UNICEF James Elder menambahkan kepada wartawan di Jenewa pada bulan November bahwa kondisinya semakin memburuk, dan memperkirakan krisis kemanusiaan akan semakin parah jika anak-anak muda terus dibatasi aksesnya terhadap air dan sanitasi di Gaza.
“Saya ingin para sandera pulang, tapi saya tidak menyerukan gencatan senjata," katanya lagi, yang dilansir RT, Rabu (13/12/2023).
Wali kota itu berkomentar tentang meningkatnya angka kematian di Gaza, khususnya kematian anak-anak. “Saya tidak akan pernah mendukung [pembunuhan anak-anak], ini sangat buruk. Namun Israel harus melakukan apa pun yang harus mereka lakukan untuk melindungi keamanan rakyatnya sendiri," ujarnya.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa sekitar 70% dari mereka yang terbunuh di daerah kantong tersebut sejak serangan Israel dimulai adalah perempuan dan anak-anak di bawah usia 18 tahun.
Pejabat kemanusiaan PBB mengatakan pada akhir bulan lalu bahwa sekitar 160 anak terbunuh setiap hari di Gaza, atau satu anak setiap sepuluh menit.
Juru bicara UNICEF James Elder menambahkan kepada wartawan di Jenewa pada bulan November bahwa kondisinya semakin memburuk, dan memperkirakan krisis kemanusiaan akan semakin parah jika anak-anak muda terus dibatasi aksesnya terhadap air dan sanitasi di Gaza.
Lihat Juga :