PM Lebanon Serukan Pemilu Dini di Tengah Aksi Demonstrasi
Minggu, 09 Agustus 2020 - 08:25 WIB
loading...
A
A
A
"Saya dengan tegas menegaskan kembali bahwa tidak satupun dari mereka yang bertanggung jawab atas tragedi Pelabuhan Beirut akan lolos dari hukuman," tegasnya. Dia menganggap ledakan tersebut sebagai hasil dari korupsi dan salah urus bertahun-tahun oleh para pendahulunya.
Di bawah sistem politik Lebanon yang kompleks, yang berupaya menjaga keseimbangan antara Kristen Maronit, Muslim Sunni dan Muslim Syiah, perdana menteri hanya dapat diangkat, dan disetujui atau diberhentikan oleh presiden tanpa konsultasi dibutuhkan dari parlemen negara. Tapi perdana menteri dituntut untuk mempertahankan kepercayaan mayoritas parlemen.
( Baca juga: KSAD Terlibat di Komite Penanganan Corona, Ini Kata Mahfud MD )
Untuk pemilihan baru yang akan diadakan, parlemen perlu menyetujuinya. Mohammad Marandi, seorang akademisi dan analis politik yang berbasis di Teheran, mengatakan bahwa jika pemilihan baru disetujui, anggota parlemen juga perlu menyetujui undang-undang pemilihan baru, yang berarti pemilihan akan benar-benar berlangsung satu tahun dari sekarang.
"Oposisi mungkin akan kalah dalam pemilu, karena mereka adalah kekuatan dominan dalam pemerintahan selama bertahun-tahun dan menanggung sebagian besar tanggung jawab atas apa yang terjadi di pelabuhan. Itulah mengapa mereka memilih untuk mendorong kekerasan di jalanan," kata Marandi.
Di bawah sistem politik Lebanon yang kompleks, yang berupaya menjaga keseimbangan antara Kristen Maronit, Muslim Sunni dan Muslim Syiah, perdana menteri hanya dapat diangkat, dan disetujui atau diberhentikan oleh presiden tanpa konsultasi dibutuhkan dari parlemen negara. Tapi perdana menteri dituntut untuk mempertahankan kepercayaan mayoritas parlemen.
( Baca juga: KSAD Terlibat di Komite Penanganan Corona, Ini Kata Mahfud MD )
Untuk pemilihan baru yang akan diadakan, parlemen perlu menyetujuinya. Mohammad Marandi, seorang akademisi dan analis politik yang berbasis di Teheran, mengatakan bahwa jika pemilihan baru disetujui, anggota parlemen juga perlu menyetujui undang-undang pemilihan baru, yang berarti pemilihan akan benar-benar berlangsung satu tahun dari sekarang.
"Oposisi mungkin akan kalah dalam pemilu, karena mereka adalah kekuatan dominan dalam pemerintahan selama bertahun-tahun dan menanggung sebagian besar tanggung jawab atas apa yang terjadi di pelabuhan. Itulah mengapa mereka memilih untuk mendorong kekerasan di jalanan," kata Marandi.
(esn)
Lihat Juga :