PM Lebanon Serukan Pemilu Dini di Tengah Aksi Demonstrasi

Minggu, 09 Agustus 2020 - 08:25 WIB
loading...
PM Lebanon Serukan Pemilu...
Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab menyerukan digelarnya pemilihan parlemen baru. Foto/REUTERS
A A A
BEIRUT - Perdana Menteri Lebanon , Hassan Diab menyerukan digelarnya pemilihan parlemen baru. Diab mengatakan itu adalah satu-satunya cara untuk membawa negara tersebut keluar dari krisis saat ini.

"Kita tidak bisa keluar dari krisis struktural ini tanpa mengadakan pemilihan parlemen lebih awal," kata Diab dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (9/8/2020).

( Baca juga: Polisi Tembakkan Gas Air Mata pada Ribuan Demonstran di Beirut )

Diab mengklarifikasi bahwa dia akan siap untuk melanjutkan tugasnya selama dua bulan ke depan sampai semua partai politik Lebanon dapat menyetujui bagaimana melanjutkannya.

Mengomentari penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap ledakan di Beirut, yang telah merenggut nyawa lebih dari 150 orang, melukai lebih dari 5.000 orang dan membuat sebanyak 300 ribu orang lainnya mengungsi, Diab berjanji bahwa penyelidikan akan terus diperluas sampai semua orang yang terlibat dimintai pertanggungjawaban.

"Saya dengan tegas menegaskan kembali bahwa tidak satupun dari mereka yang bertanggung jawab atas tragedi Pelabuhan Beirut akan lolos dari hukuman," tegasnya. Dia menganggap ledakan tersebut sebagai hasil dari korupsi dan salah urus bertahun-tahun oleh para pendahulunya.

Di bawah sistem politik Lebanon yang kompleks, yang berupaya menjaga keseimbangan antara Kristen Maronit, Muslim Sunni dan Muslim Syiah, perdana menteri hanya dapat diangkat, dan disetujui atau diberhentikan oleh presiden tanpa konsultasi dibutuhkan dari parlemen negara. Tapi perdana menteri dituntut untuk mempertahankan kepercayaan mayoritas parlemen.

( Baca juga: KSAD Terlibat di Komite Penanganan Corona, Ini Kata Mahfud MD )

Untuk pemilihan baru yang akan diadakan, parlemen perlu menyetujuinya. Mohammad Marandi, seorang akademisi dan analis politik yang berbasis di Teheran, mengatakan bahwa jika pemilihan baru disetujui, anggota parlemen juga perlu menyetujui undang-undang pemilihan baru, yang berarti pemilihan akan benar-benar berlangsung satu tahun dari sekarang.

"Oposisi mungkin akan kalah dalam pemilu, karena mereka adalah kekuatan dominan dalam pemerintahan selama bertahun-tahun dan menanggung sebagian besar tanggung jawab atas apa yang terjadi di pelabuhan. Itulah mengapa mereka memilih untuk mendorong kekerasan di jalanan," kata Marandi.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Ketum PSOI Pandu Sjahrir...
Ketum PSOI Pandu Sjahrir Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Anggaran Pelatnas Multiyears
Berita Terkini
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved