Aneh Bin Ajaib! Mahasiswa Harvard Diskors karena Ikut Demo Pro-Palestina

Selasa, 12 Desember 2023 - 08:01 WIB
loading...
Aneh Bin Ajaib! Mahasiswa...
Mahasiswa Universitas Harvard di AS diskors karena ikut demonstrasi pro-Palestina. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Empat mahasiswa sarjana di Universitas Harvard, AS, menghadapi tindakan disipliner baru setelah memimpin atau berpartisipasi dalam “pekan aksi” pro- Palestina akhir bulan lalu. Itu dilaporkan surat kabar mahasiswa Ivy League.

Dengar pendapat di Dewan Administratif Harvard College dapat mengakibatkan siswa mendapat peringatan, masa percobaan, atau penarikan diri.

"Tindakan yang menghalangi kemampuan anggota universitas untuk melakukan aktivitas normal mereka merupakan tindakan yang tidak dapat diterima dan tunduk pada disiplin yang sesuai,” kata universitas yang berlokasi di Cambridge, Massachusetts, AS, dilansir Anadolu.

Dalam rapat umum yang diselenggarakan oleh koalisi kelompok pro-Palestina, Kojo Acheampong, salah satu mahasiswa yang menghadapi tindakan disipliner, mengatakan: “Kami memahami bahwa universitas ini mencoba menyerang mahasiswa.”

Baca Juga: Brigade Al-Qassam Hujani Tel Aviv dengan Rudal

“Tetapi kami tahu bahwa hal itu tidak akan menghentikan kami,” katanya. Diamenambahkan: “Kami tidak akan pernah membiarkan serangan-serangan ini menghalangi solidaritas kami terhadap rakyat Palestina.”

Aksi minggu November mencakup unjuk rasa dan pemogokan.

Pada pertengahan November, delapan mahasiswa sarjana yang berafiliasi dengan Yahudi Harvard untuk Palestina juga menghadapi sidang setelah mengambil bagian dalam pendudukan 24 jam di Balai Universitas/

Berita ini muncul ketika dampak yang terus berlanjut dari minggu lalu, ketika tiga rektor perguruan tinggi AS – Liz Magill dari University of Pennsylvania, Claudine Gay dari Harvard, dan Sally Kornbluth dari Massachusetts Institute of Technology – dikecam oleh komite kongres mengenai insiden antisemit di kampus mereka.

Para pemimpin tersebut menyatakan komitmennya untuk memerangi segala bentuk kebencian dan peningkatan Islamofobia serta kebencian terhadap umat Islam.

Selama berjam-jam, mereka menjawab pertanyaan tentang antisemitisme, kegiatan disipliner terhadap mahasiswa, bagaimana universitas mewakili perbedaan pendapat, dan keamanan kampus.

Magill mengundurkan diri pada hari Sabtu setelah berhari-hari mendapat kritik dan tekanan menyusul komentarnya di sidang kongres.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Langit Brasil, Penyanyi AS dan YouTuber Tewas
Rekomendasi
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Syarat Ruben Onsu Bisa Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Mengapa Pemain Spanyol...
Mengapa Pemain Spanyol Tidak Menyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
Artis Masuk Daftar Blockout...
Artis Masuk Daftar Blockout 2024 karena Bungkam soal Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved