Pertama Kali oleh Lembaga PBB, WHO Setujui Resolusi Kemanusiaan untuk Gaza
Senin, 11 Desember 2023 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Pertempuran kembali terjadi bulan ini setelah jeda kemanusiaan selama seminggu yang memungkinkan pembebasan sejumlah tawanan Israel dan warga asing dengan imbalan pembebasan sejumlah warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel, serta pasokan bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Ketika Israel kini meningkatkan aksi militernya di wilayah selatan yang berpenduduk lebih dari 2 juta orang, seruan untuk mengakhiri pertempuran semakin meningkat.
Majelis Umum PBB (UNGA) diperkirakan akan melakukan pemungutan suara secepatnya pada Selasa mengenai resolusi gencatan senjata segera, setelah Mesir dan Mauritania menggunakan Resolusi 377 “Bersatu untuk Perdamaian” setelah veto AS.
Diadopsi oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1950, Resolusi 377 memperbolehkan badan yang beranggotakan 193 negara tersebut untuk bertindak jika DK PBB telah gagal “melaksanakan tanggung jawab utamanya untuk memelihara perdamaian dan keamanan internasional.”
Surat mereka juga merujuk pada permintaan Guterres terhadap Pasal 99 Piagam PBB pada tanggal 6 Desember.
Ketika Israel kini meningkatkan aksi militernya di wilayah selatan yang berpenduduk lebih dari 2 juta orang, seruan untuk mengakhiri pertempuran semakin meningkat.
Majelis Umum PBB (UNGA) diperkirakan akan melakukan pemungutan suara secepatnya pada Selasa mengenai resolusi gencatan senjata segera, setelah Mesir dan Mauritania menggunakan Resolusi 377 “Bersatu untuk Perdamaian” setelah veto AS.
Diadopsi oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1950, Resolusi 377 memperbolehkan badan yang beranggotakan 193 negara tersebut untuk bertindak jika DK PBB telah gagal “melaksanakan tanggung jawab utamanya untuk memelihara perdamaian dan keamanan internasional.”
Surat mereka juga merujuk pada permintaan Guterres terhadap Pasal 99 Piagam PBB pada tanggal 6 Desember.
(sya)
Lihat Juga :