Presiden Palestina: Pakai Hak Veto di DK PBB, AS Kaki Tangan Kejahatan Genosida Israel

Minggu, 10 Desember 2023 - 05:30 WIB
loading...
Presiden Palestina:...
Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Foto/anadolu
A A A
TEPI BARAT - Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu (9/12/2023) mengecam Amerika Serikat (AS) karena menggunakan hak vetonya untuk memblokir resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera di Gaza.

Abbas menggambarkan tindakan AS tersebut tidak bermoral. Dia meminta pertanggungjawaban Washington atas darah anak-anak dan perempuan Palestina, serta sebagai kaki tangan Israel dalam kejahatan genosida.

Kantor berita resmi Palestina, Wafa, melaporkan, “Presiden Abbas mengutuk penggunaan hak veto AS di Dewan Keamanan, dan menyebut sikap AS sebagai agresif dan tidak bermoral, sebuah pelanggaran terang-terangan terhadap semua nilai dan prinsip kemanusiaan.”

“Presiden Abbas meminta AS bertanggung jawab atas darah anak-anak, wanita, dan orang tua Palestina di Gaza di tangan pasukan pendudukan, dan menghubungkan hal ini dengan dukungan AS yang memalukan terhadap pendudukan dan agresi brutal Israel terhadap rakyat Palestina,” ungkap laporan itu.

Dia menggarisbawahi, “Palestina akan mengambil sikap tegas terhadap semua tindakan ini, dengan menegaskan kebijakan AS menjadikannya kaki tangan dalam kejahatan genosida, pembersihan etnis, dan kejahatan perang yang dilakukan pasukan Israel terhadap warga Palestina di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem.”

Pada hari Jumat, AS memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera untuk menghentikan pertumpahan darah di Jalur Gaza, karena jumlah korban tewas terus meningkat.

Baca juga: China Bongkar Habis Kemunafikan dan Standar Ganda AS Soal Gaza

Teks resolusi tersebut, yang disponsori bersama oleh hampir 100 negara anggota PBB, mendapat dukungan dari 13 anggota Dewan Keamanan PBB. Inggris, yang juga merupakan anggota tetap dewan dengan hak veto, abstain.

Ini adalah kedua kalinya Washington menggunakan hak vetonya untuk memblokir resolusi Dewan Keamanan PBB mengenai Gaza.

Contoh pertama terjadi pada November ketika Amerika memveto resolusi yang diusulkan Brasil yang menyerukan gencatan senjata kemanusiaan di wilayah kantong yang terkepung.

Negara-negara Arab dan Islam mengkritik AS karena menggunakan hak vetonya terhadap resolusi tersebut.

Menurut kantor berita Wafa, presiden Palestina memperingatkan, “Kebijakan Amerika terhadap Israel telah menjadi bahaya bagi dunia dan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional.”

Presiden Palestina mendesak komunitas internasional untuk “mencari solusi untuk mengakhiri perang genosida Israel di wilayah pendudukan Palestina, khususnya di Gaza, sebelum krisis berbahaya ini meningkat menjadi perang agama yang mengancam seluruh dunia.”

Sejak 7 Oktober, tentara Israel telah melancarkan perang dahsyat di Jalur Gaza, menewaskan 17.700 orang, 70% di antaranya adalah anak-anak dan perempuan, serta melukai 48.780 lainnya.

Selain itu, serangan brutal Israel menyebabkan kerusakan infrastruktur besar-besaran, yang digambarkan pejabat Palestina sebagai bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Studi Ungkap Gurita...
Studi Ungkap Gurita Politik China dalam Jaringan Kriminal di Asia Tenggara
Pilu! Induk Gajah Tolak...
Pilu! Induk Gajah Tolak Tinggalkan Anaknya yang Mati Ditabrak Mobil di Jalanan
Rekomendasi
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Lelah Terus Dihina,...
Lelah Terus Dihina, Elly Sugigi Rela Habiskan Rp100 Juta untuk Oplas Hidung dan Mata
Berita Terkini
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved