5 Sekjen PBB yang Pernah Mengaktifkan Pasal 99 Piagam PBB
Jum'at, 08 Desember 2023 - 12:27 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Palestina Minta Dunia Internasional untuk Hentikan Provokasi Israel di Masjid Al-Aqsa
![5 Sekjen PBB yang Pernah Mengaktifkan Pasal 99 Piagam PBB]()
Foto/Reuters
Pada Desember 1971, di Pakistan Timur, Juru Bicara PBB Stephane Dujarric merujuk pada saat Sekretaris Jenderal U Thant mengutip Pasal 99 untuk meminta intervensi Dewan Keamanan dalam perang di wilayah yang dulu dikenal sebagai Pakistan Timur, dan sekarang disebut Bangladesh.
Tidak jelas apakah referensi U Thant terhadap Pasal 99 mewakili sepenuhnya penerapan aturan tersebut.
![5 Sekjen PBB yang Pernah Mengaktifkan Pasal 99 Piagam PBB]()
Foto/Reuters
Pada Desember 1979 untuk mengatasi konflik Iran, Diplomat Austria Kurt Waldheim, yang menjabat sebagai sekretaris jenderal pada akhir tahun 1970-an, menggunakan Pasal 99 pada tanggal 4 Desember 1979 ketika 52 orang Amerika disandera oleh pejuang Iran di Kedutaan Besar AS di Teheran setelah Revolusi Islam di Iran.
Dewan Keamanan juga menyerukan pembebasan sandera Amerika pada tahun 1979, dan Waldheim diberi wewenang untuk “mengambil semua tindakan yang tepat” untuk mewujudkan hal tersebut. Namun para sandera ditahan selama 444 hari, dengan dua orang terbunuh. Sisanya baru dibebaskan setelah Perjanjian Aljazair ditandatangani pada tahun 1981.
![5 Sekjen PBB yang Pernah Mengaktifkan Pasal 99 Piagam PBB]()
Foto/Reuters
Pada Agustus 1989, untuk mengatasi konflik Lebanon, Sekretaris Jenderal Javier Perez de Cuellar menggunakannya untuk menyerukan gencatan senjata dalam perang saudara yang semakin meningkat di Lebanon.
2. U Thant

Foto/Reuters
Pada Desember 1971, di Pakistan Timur, Juru Bicara PBB Stephane Dujarric merujuk pada saat Sekretaris Jenderal U Thant mengutip Pasal 99 untuk meminta intervensi Dewan Keamanan dalam perang di wilayah yang dulu dikenal sebagai Pakistan Timur, dan sekarang disebut Bangladesh.
Tidak jelas apakah referensi U Thant terhadap Pasal 99 mewakili sepenuhnya penerapan aturan tersebut.
3. Kurt Waldheim

Foto/Reuters
Pada Desember 1979 untuk mengatasi konflik Iran, Diplomat Austria Kurt Waldheim, yang menjabat sebagai sekretaris jenderal pada akhir tahun 1970-an, menggunakan Pasal 99 pada tanggal 4 Desember 1979 ketika 52 orang Amerika disandera oleh pejuang Iran di Kedutaan Besar AS di Teheran setelah Revolusi Islam di Iran.
Dewan Keamanan juga menyerukan pembebasan sandera Amerika pada tahun 1979, dan Waldheim diberi wewenang untuk “mengambil semua tindakan yang tepat” untuk mewujudkan hal tersebut. Namun para sandera ditahan selama 444 hari, dengan dua orang terbunuh. Sisanya baru dibebaskan setelah Perjanjian Aljazair ditandatangani pada tahun 1981.
4. Javier Perez de Cuellar

Foto/Reuters
Pada Agustus 1989, untuk mengatasi konflik Lebanon, Sekretaris Jenderal Javier Perez de Cuellar menggunakannya untuk menyerukan gencatan senjata dalam perang saudara yang semakin meningkat di Lebanon.
Lihat Juga :